Unduh Aplikasi

2000 MASYARAKAT DI RSUDZA TAK BISA MEMILIH

KIP Banda Aceh: Manajemen RSUDZA Tak Kirimkan Data ke Kami

KIP Banda Aceh: Manajemen RSUDZA Tak Kirimkan Data ke Kami
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Lebih kurang sekitar 2.000 masyarakat Aceh di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh tidak bisa menggunakan hak pilihnya, hal itu karena tidak adanya fasilitas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di RS Pemerintah Aceh tersebut.

Kemudian, para pasien yang keluarganya tersebut juga tidak memiliki formulir a5 sebagai syarat agar bisa masuk dalam Daftar pemilih tambahan (DPTb), karena itu, mereka tidak bisa menggunakan hak suara pada pemilu ini.

Terkait hal itu, Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh, Indra Milwadi mengatakan, pihaknya sudah pernah melakukan koordinasi dengan pihak RSUZA sebelumnya, dan bahkan sudah pernah meminta data pasien dan keluarga pasien agar disiapkan formulir a5.

Tetapi, kata Indra, sampai hari ini pihak rumah sakit belum juga mengirim datanya, sehingga mereka penyelenggara pemilu tidak bisa menyiapkan A5.

"Beberapa kali kami rapat koordinasi dengan pihak terkait, termasuk RSUDZA, agar kami agar diberikan data untuk yang ingin memilih, sehingga kami bisa siapkan formulir A-5. Tapi tidak pernah diberikan," terang Indra Milwadi saat dikonfirmasi AJNN, Rabu (17/4).

Indra mencontohkan, seperti di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, lembaga pemasyarakatan Jantho dan Lhoknga, mereka semua bisa memilih di TPS terdekat karena telah diberikan data dan dikeluarkan formulir a5 oleh KIP Banda Aceh.  

"Kalau tidak diberikan datanya, kami tidak mungkin cek sendiri datanya kesana," jelasnya.

Indra menegaskan, formulir A5 itu bukan tidak dikeluarkan, tetapi karena memang data pasien dan keluarga yang mendampingi tidak diterima KIP dari pihak RSUZA.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
DPRA - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...