Insentif PKB - BPKA 2019
Unduh Aplikasi

Kios di Terminal Pidie Jaya Dibiarkan Terlantar

Kios di Terminal Pidie Jaya Dibiarkan Terlantar
Kios di terminal tipe B Pidie Jaya terlantar.

PIDIE JAYA - Puluhan kios yang terletak di terminal tipe B Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, dibiarkan terlantar. Padahal, kios yang dibangun mengunakan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Jaya senilai Rp 5 miliar lebih itu sudah siap dibangun tahun 2016.

Seharusnnya, kios yang dibangun mengunakan uang negara tersebut menjadi lumbung perputaran ekonomi masyarakat sekitar, serta menambah Pendapat Asli Daerah (PAD).

"Sungguh sia-sia uang daerah untuk pembangunan kios ini.setelah siap dibangun tahun 2016 lalu, sampai sekarang sama sekali tidak difungsikan dan dibagikan kepada pedagang," kata salah seorang warga Meurah Dua, Abdullah dilokasi kepada AJNN, Rabu (2/5).

Pantauan AJNN, dari puluhan kios yang dibangun berderet berbentuk letter L di terminal tipe B Pidie Jaya, hanya satu kios yang difungsikan pedagang sebagai warung kopi bagi pegawai kantor Dinas Perhubungan yang terletak tepat dibelakang kios tersebut. Selebihnya, beberapa kios di sekelilingnya sudah dipenuhi semak belukar, ibarat bangunan yang tidak punya pemilik.

Penelusuran AJNN di website LPSE Pidie Jaya, pembangunan kios pasar Meurah Dua dibangun pada tahun 2016 dengan nilai sebesar Rp 5.563.000.000, sumber pedanaan pembangunan pasar tersebut adalah APBK/APBD.

Dikonfirmasi wartawan, Kadisperindagkop UKM Pidie Jaya, Rapiati mengatakan, kios di terminal tipe B tersebut belum dihibahkan dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan kepada Pemerintah Pidie Jaya. Sehingga belum dapat dibagikan kepada pedagang.

Katanya, permintaan hibah ke kementrian tersebut sudah sering disampaikan agar segara dapat dimamfaatkan masyarakat.

"Siap leberan nanti akan kami ajukan lagi untuk dapat dihibahkan. Jikapun tidak disahuti kita akan membagikannya langsung kepada masyarakat atau pedagang," jelas Rapiati.

Khanduri Laot

Komentar

Loading...