Unduh Aplikasi

Ketua RPPA Bireuen: Qanun Poligami Bisa Menyelamatkan Perempuan

Ketua RPPA Bireuen: Qanun Poligami Bisa Menyelamatkan Perempuan
Ketua RPPA Bireuen, Khairunnisa

BIREUEN - Ketua Organisasi Rumah Perempuan Politik Aceh (RPPA) Kabupaten Bireuen Khairunnisa mendukung wacana DPRA melegalkan poligami yang digodok melalui rancangan qanun (raqan) hukum keluarga.

Khairunnisa yang juga Eks Komandan pasukan Inong Balee Kabupaten Bireuen tersebut berpendapat bahwa poligami dapat menyelematkan kaum perempuan.

"Qanun tersebut sebenarnya akan dapat menyelematkan dan menguntungkan bagi kaum hawa," kata perempuan yang akrab disapa Kak Nisah itu.

Alasan dirinya mendukung wacana DPRA karena saat ini maraknya lelaki Aceh, baik dari kalangan masyarakat biasa, pengusaha maupun kalangan pejabat yang melakukan nikah siri secara diam-diam.

"Banyak dari mereka yang akhirnya menikah liar di luar sana, sehingga terzalimi anak-anak dan istri-istri yang dinikahi secara siri, mereka tidak mendapatkan haknya, seperti warisan, ditinjau dari segi tersebut jelas sangat merugikan perempuan, maka dengan diqanunkan, perempuan akan mendapatkan hak-haknya begitu juga terhadap anaknya kelak," ungkap perempuan yang aktif di sejumlah organisasi tersebut

Walaupun mendukung namun ia juga mempunyai persayaratan khusus bagi para lelaki yang ingin poligami yaitu harus memiliki kemampuan secara fisik dan sudah cukup finansial supaya bisa adil.

"Saran saya kalau wacana tersebut sudah final, poin mampu lahir bathin harus dimasukkan ke qanun juga," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, poligami tidak dilarang dalam Islam, tentunya ada syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adil karena itu ketentuan Alquran.

"Syarat bisa poligami harus siap untuk berlaku adil lahir batin, bukan menikahi perempuan karena nafsu semata," pungkas Khairunnisa

Komentar

Loading...