Unduh Aplikasi

Ketua PWI Aceh: Jangan Jadi Wartawan LGBT

Ketua PWI Aceh: Jangan Jadi Wartawan LGBT
Tarmilin Usman saat memberikan sambutan pada pada Konferesi V PWI Pidie dengan tema 'Mencerdaskan Rakyat & Anti Hoax' di oproom Kantor Bupati Pidie, Rabu (19/9). Foto: Muksalmina

PIDIE - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Tarmilin Usman, meminta kepada seluruh wartawan untuk besinergi dengan pemerintah demi membangun suatu daerah.

"Wartawan harus besinergi dengan pemerintah, tapi bukan berarti wartawan dapat diintervensi, pimpinan redaksi saja tidak boleh mengintervensi wartawan," kata Tarmilin Usman saat memberi sambutan pada Konferesi V PWI Pidie dengan tema 'Mencerdaskan Rakyat & Anti Hoax' di oproom Kantor Bupati Pidie, Rabu (19/9).

Ketua PWI Aceh itu juga menekankan pentingnya Uji Kopetensi Wartawan (UKW) sebagai bekal uji kemampuan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.

"Seperti kata Pak Idris tadi, jangan sampai menjadi wartawan Le Gaya Berita Tan (LGBT) 'banyak gaya berita tidak ada' dan jangan juga menjadi wartawan cuma nanya-nanya (cnn). Dari itu, UKW sangatlah penting bagi seorang wartawan, bukan hanya wartawan yang bernaung di PWI saja, tapi seluruh wartawan di Indonesia," imbuhnya.

Namun disamping itu, Tarmilin sangat menyayangkan dengan perkembangan PWI Pidie. Pasalnya, ia menilai PWI Pidie gagal dalam mengembangkan kader di kabupaten penghasil 'kerupuk mulieng' tersebut. Ia berharap, setelah konverensi tersebut, pengurus PWI Pidie dapat melahirkan kader-kader yang handal.

"15 tahun lalu saat saya masih menjabat sebagai Ketua PWI Pidie, kader PWI Pidie berjumlah enam orang, pada konferensi V ini juga masih berjumlah enam orang, artinya PWI Pidie gagal melahirkan kadernya. Kedepan harus ada perkembangan," sesal Tarmilin.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi V PWI Pidie, Idris Ismail mengatakan, PWI Pidie menaungi dua kabupaten, yakni Pidie dan Pidie Jaya. Saat ini lanjutnya, 16 wartawan yang telah lulus UKW. Namun yang dapat mengunakan hak suaranya pada konferensi V tersebut hanya enam orang.

Pria berbadan besar yang biasa disapa Abu Rih itu memastikan untuk kedepan PWI Pidie akan melahirkan kader dan wartawan profesional.

"Alhamdulillah, wartawan yang benaung dibawah PWI Pidie dan Pidie Jaya sudah 16 orang lulus UKW, sisanya hanya enam orang, dan Insyaallah tahun ini keenam wartawan itu akan mengikuti UKW," ungkap Idris yang juga merupakan wartawan Serambi Indonesia itu.

Seperti diketahui, Konferensi V PWI Pidie dan Pidie Jaya tersebut dua kandidat yang akan bertarung untuk menjadi ketua PWI Pidie periode 2018-2021. Kedua kandidat tersebut ialah, Idris Ismail (wartawan Serambi Indonesia) dan Muhammad Riza atau biasa disapa Boim (wartawan Harian Waspada).

Dalam konferensi tersebut turut dihadiri, Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Roni Ahmad dan Fadlullah TM Daud. Forkopimda Pidie dan Pidie Jaya. Juga hadir beberapa pengurus PWI kabupaten/kota se-Aceh.

HUT AJNN 6th - Pemko Sabang
HUT AJNN 6th - Hendri Yono
HUT AJNN 6th - JSI
HUT AJNN 6th - Disbudpar Banda Aceh
HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...