Unduh Aplikasi

Ketua KIP Pidie: Jika Melanggar Kode Etik, PPK Tambahan Juga Diberhentikan

Ketua KIP Pidie: Jika Melanggar Kode Etik, PPK Tambahan Juga Diberhentikan
Ketua KIP Pidie saat melantik PPK tambahan. Foto: AJNN.Net/Salman

PIDIE- Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie Muhammad Ali melantik 46 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tambahan,di Oproom Kantor Bupati Pidie, Rabu (2/1).

 Muhammad mengatakan, kendati telah dilantik, anggota PPK tambahan tetap akan diberhentikan jika terbukti melanggar kode etik.

"Jika mereka (PPK) tambahan melanggar kode etik seperti kedapatan berafiliasi dengan peserta pemilu serta tidak melaksanakan tahapan maka akan diberhentikan dan akan digantikan dengan anggota cadangan berdasarkan nomor urut," kata Ketua KIP Pidie, Muhammad Ali, usai melantik 46 anggota PPK tambahan, di Oproom Kantor Bupati Pidie, Rabu (2/1).

Penambahan anggota PPK, jelas Muhammad, merupakan turunan dari surat edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) nomor 1373/PP. 05-SD/01/KPU/XI/2018, pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI nomor 31/PPU-XVI/2018.

"Terjadi penambahan dua orang anggota PPK per-kecamatan dari sebelumnya berjumlah tiga orang," ujarnya.

Proses rekrutmen anggota PPK tambahan, lanjut Muhammad, sudah melalui berbagai tahapan seperti proses penjaringan, seleksi administrasi dan tes wawancara.

"Mereka yang telah dilantik akan bekerja selama enam bulan, terhitung Januari hingga Juni 2019 mendatang," terangnya.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
DPRA - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...