Ketua Apdesi Aceh Timur: Baliho Alokasi Dana Desa Wajib Dipasang

Ketua Apdesi Aceh Timur: Baliho Alokasi Dana Desa Wajib Dipasang
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TIMUR - Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur Mahyuddin Kubar mengimbau kepada setiap kepala desa agar dapat memajang baliho APBG demi keterbukaan kepada masyarakat. Tujuanya adalah tidak ada pertanyaan dari pihak tertentu menyangkut penggunaan anggaran desa.

"Ada informasi dari kepala desa kalau ada pihak-pihak tertentu yang bukan aparat hukum selalu bertanya untuk sekedar untuk menakut-nakuti kepala desa, jadi kepada kepala desa tidak perlu takut, asalkan bekerja sesuai dengan aturan, dan tetap harus komit membangun desanya," kata Mahyuddin Kubar, Rabu (6/12).

Ia menambahkan keterbukaan informasi kepada publik melalui pemasangan baliho APBG disetiap desa itu sesuai dengan imbauan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, beberapa waktu yang lalu saat membuka Rakernas Apdesi di Medan Sumatera Utara.

Menteri Desa tersebut juga mengatakan yang bukan aparatur hukum yakni Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tidak berhak bertanya kepada kepala desa, apalagi mengkriminalisasi kepala desa akibat kesalahannya dalam administrasi.

"Makanya harus dipasang baliho agar mereka dapat melihat APBG dan realisasinya yang dipajang ditempat umum. Dan kepala desa harus yakin bahwa desa mampu membangun jika diberikan kepercayaan, juga tidak sedikit kepala desa telah mengukir prestasinya dalam pembangunan desa," ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Apdesi, kata Mahyuddin, desa mampu membangun lebih dari 291 ribu  turap penahan tanah longsor untuk mengurangi kasus tanah longsor di Indonesia, desa juga mampu menghasilkan dan membuat hampir 700 ribu unit drainase yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kita harus mengakui bahwa memang masih ada kasus-kasus di desa, jumlah desa di Indonesia mencapai 74.910, kalau satu persen saja yang bermasalah itu sudah 791desa, itu sudah cukup untuk membuat koran dan media online penuh dengan cacatnya desa selama satu tahun. Menteri Desa juga meminta kepada masyarakat agar sama-sama mengingatkan para kepala desa untuk memastikan bahwa amanah kepercayaan yang diberikan Bapak Presiden dan negara ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Mahyuddin Kubar, mengulangi pernyataan Menteri Desa Eko Putro Sandjojo.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...