Unduh Aplikasi

Kepala BPKS Ambil Alih Tugas Deputi Komersial dan Investasi

Kepala BPKS Ambil Alih Tugas Deputi Komersial dan Investasi
Deputi Komersil dan Investasi, Agus Salim. Foto: RRI

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Sayid Fadhil mengambil dua tugas Deputi Komersial dan Investigasi tanpa adanya pemberitahuan melalui surat.

Deputi Komersil dan Investasi, Agus Salim ketika dikonfirmasi AJNN membenarkan pengambilan tugas tersebut. Namun ia keberatan karena Sayid Fadhil tidak mengeluarkan surat sebagai legalitas resmi apapun terkait pengambilan tugas itu.

Agus Salim menjelaskan sesuai dengan Peraturan Gubernur Aceh selaku Dewan Kawasan Sabang bernomor 17 tahun 2014 tentang organisasi dan tata kerja BPKS bahwa ada tiga direktorat dan unit yang berada di bawah Deputi Komersil dan Investasi, yakni Direktorat Promosi dan Kerja Sama, Direktorat Pemanfaatan Aset, Direktorat Pengembangan Usaha dan Investasi, Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Unit Manajemen Pelabuhan.

"Ada dua yang diambil alih tugas oleh Kepala BPKS yaitu Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Unit Manajemen Pelabuhan," kata Agus Salim kepada AJNN, Rabu (5/12).

Pengambilan tugas itu disampaikan secara lisan oleh Sayid Fadhil kepada Agus Salim pada tanggal 4 Juni 2018, atau satu minggu setelah pelantikan pejabat Eselon II di lingkup kerja BPKS Sabang.

"Beliau (Sayid Fadhil) panggil saya dan menyampaikan bahwa dua unit itu berada di bawahnya. Saya agak sedikit kaget ketika mendengar pernyataan itu," ujar Agus.

Baca: Mawardi Ismail: Pernyataan Kepala BPKS Tidak Layak

Usai Sayid Fadhil menyampaikan pengambilan wewenangan itu, Agus Salim meminta agar dikeluarkan surat sebagai legalitas resmi kalau dua unit kewenanga yang berada di bawah Deputi Komersil dan Investasi sudah diambil alih oleh Kepala BPKS.

"Sayid Fadil juga sudah menyampaikan ke Unit PTSP. Tapi surat legalitas untuk saya sampai sekarang juga belum dikeluarkan. Kenapa saya minta legalitas berupa surat, karena kalau ada masalah kedepan tidak ada kaitannya lagi dengan saya. Tapi sayangnya sampai sekarang belum dikeluarkan legal standing itu," jelasnya.

Tak hanya itu, Agus Salim mengaku sudah menyampaikan dalam rapat internal manajemen kalau tugas dua unit di bawahnya sudah diambil alih oleh Kepala BPKS. Bahkan, ia kembali meminta agar dikeluarkan surat legalitas tersebut.

"Saya juga sudah menyampaikan secara lisan dalam rapat kepada Dewan Pengawas Kawasan Sabang, ketika evaluasi dan saat itu juga disaksikan oleh Wakil Kepala BPKS Irwan Faisal. Beberapa Deputi juga sudah mengerti dan memahami dan tahu bahwa kewenangan itu sudah berada di bawah Kepala BPKS," katanya.

Dalam beberapa hari kedepan, Agus mengaku akan kembali menyurati Kepala BPKS guna meminta agar dikeluarkan legal standing tersebut.

"Saya akan surati kembali dalam beberapa hari kedepan," katanya.

Sementara itu, Kepala BPKS Sayid Fadhil ketika dikonfirmasi belum menjawab panggilan telepon. Pesan singkat yang dikirimkan melalui via WhatShapp belum juga dibalas.

Komentar

Loading...