Insentif PKB - BPKA 2019
Unduh Aplikasi

Kejari Pidie Sebarkan Foto Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Kejari Pidie Sebarkan Foto Tersangka Kasus Dugaan Korupsi
Foto kedua tersangka tertempel di salah satu warung nasi di Pidie. Foto: AJNN.Net/Salman

PIDIE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie masih memburu dua tersangka dalam kasus dugaan mark up pengadaan tanah lapangan bola kaki di Gampong Pantee Garot, Kecamatan Indrajaya, Pidie.

Kedua tersangka masing-masing Arifin, mantan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan (Kadisparbudpora) Pidie, dan Ibrahim (pihak swasta).

Kasi Pidana khusus Kejari Pidie Naungan Harahap kepada AJNN, Kamis (14/3) mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menyebarkan foto tersangka di sejumlah kawasan dalam Kabupaten Pidie. Bahkan hingga ke Banda Aceh untuk mengetahui keberadaan kedua tersangka.

"Kami telah menempelkan foto terdakwa di warung-warung kopi, warung nasi, terminal, pasar dan komplek perkantoran di Kabupaten Pidie," ujarnya.

Baca: Bekas Kadis (Disparbudpora) Pidie Masuk DPO Jaksa

Sedangkan di Banda Aceh, foto itu dipasang di kawasan Pelabuhan Ulee Lheu, terminal Batoh dan sejumlah kawasan lain. Menurut informasi, yang jelas hingga saat ini kedua tersangka tidak lagi berada di Kabupaten Pidie.

"Kami minta masyarakat apabila mengetahui keberadaan terdakwa agar melaporkan ke kantor Kejaksaan atau ke pihak Kepolisian," pinta Harahap.

Sebagaimana diberitakan AJNN, kedua tersangka sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 30 November 2018.

Berdasarkan hasil audit BPKP Aceh perbuatan kedua tersangka telah merugikan negara Rp 1.186.024.000 dari total pagu anggaran untuk kegiatan pengadaan tanah lapangan bola kaki sebesar Rp 2,3 miliar.

Khanduri Laot

Komentar

Loading...