Kautsar Sebut Jainuddin Miliki Masalah dengan Saraf

Kautsar Sebut Jainuddin Miliki Masalah dengan Saraf
Bekas Ketua Fraksi Partai Aceh Kautsar. Foto: Ist

BANDA ACEH - Bekas Ketua Fraksi Partai Aceh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Kautsar mengaku sudah melihat keanehan dengan sikap Jainuddin, anggota DPRA yang ditangkap sedang memakai sabu-sabu di Gampong Paleue Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (9/8) malam.

Baca: Nyabu, Oknum Anggota DPRA dari Partai Lokal Ditangkap

Menurut Kautsar sejak mengenal Jainuddin yang berasal dari daerah pemilihan Aceh Timur, ia sudah melihat keanehan, seperti memiliki masalah dengan sarafnya atau bahasa kasar "na pungo-pungo siangen".

"Saya tanya kiri dan kanan kepada yang mengenalnya semuanya punya pendapat seperti saya. Menjadi anggota DPRA berbeda dengan menjadi calon bupati atau gubernur yang dites kesehatan mental," kata Kautsar melalui akun media sosial Facebook seperti yang dikutip AJNN, Sabtu (12/8).

Secara pribadi, Kautsar meminta kepada Polres Aceh Besar (Polresta Banda Aceh) atau kepada pengacara yang menangganinya untuk meminta jasa psikolog atau dokter jiwa melakukan pemeriksaan atas kondisi kesehatan mental Jainuddin atau lebih dikenal dengan panggilan Tengku Joy.

"Melihat ada keanehan jiwa pada Jainuddin, teman-teman dari partai koalisi PA pernah menyarankan kepada saya supaya posisi Jainuddin sebagai Ketua Komisi III untuk diganti ditengah jalan oleh orang lain dari PA, mengingat satu dan lain hal ide menggantikan Jainudin tidak saya teruskan kepada pimpinan," ungkapnya.

Baca: Profil Singkat Jainuddin, Anggota DPRA Ditangkap Nyabu

Meski demikian, Kautsar mengaku pernah menyampaikan usulan kepada Mualem--sapaan Muzakir Manaf--sebagai pimpinan partai supaya Jainuddin tidak ditempatkan di alat kelengkapan dewan manapun ketika rotasi alat kelengkapan setiap 2,5 tahun.

"Keadilan dimiliki oleh siapa saja termasuk Tengku Joy yang sudah tertangkap tangan mengkonsumsi sabu-sabu," ujar Kautsar.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...