Unduh Aplikasi

Kasus PT USM, Penyidik Periksa Pejabat BPKS

Kasus PT USM, Penyidik Periksa Pejabat BPKS
Alat berat milik PT USM yang disita penyidik Polda Aceh di lokasi galian C ilegal, Pulo Aceh. Foto: Ist

BANDA ACEH - Sejumlah pejabat Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dipanggil penyidik Polda Aceh terkait kasus PT Utama Sejahtera Manikam (PT USM). Selain itu, beberapa saksi lain yang bekerja di PT USM juga dipanggil untuk diperiksa.

Dari nama-nama saksi yang akan dipanggil seusai yang diterima AJNN, total yang akan diperiksa sebanyak 10 orang, mulai dari pejabat BPKS, pemilik lokasi, PNS Dinas PUPR Aceh, hingga karyawan PT USM.

Pemeriksa terhadap saksi-saksi itu akan dilakukan secara maraton sejak Kamis (10/1) hingga Selasa (15/1) depan.

Para pejabat BPKS yang dipanggil untuk diperiksa diduga kuat mengetahui persis terkait dengan tender pekerjaan jalan yang dikerjakan oleh PT USM.

Sejumlah saksi yang bakal diperiksa terkait kasus PT USM. Foto: Dok AJNN

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan Direktur PT USM berinisial AR sebagai tersangka dalam kasus galian C illegal di Gampong Gugop, Pulo Aceh. galian C itu diambil tanpa izin untuk pengerjaan proyek jalan di kawasan Pulo Aceh, yang sumber anggarannya BPKS.

Penyidik bahkan sudah melakukan penggeledahan kantor PT USM, dan juga memeriksa Direktur Utama PT USM yang berinisial TA.

Baca: BPKS Putuskan Kontrak dengan PT Usaha Sejahtera Manikam

Kasubdit IV Tipiter Polda Aceh, Kompol Guntur Muhammad Tariq yang dikonfirmasi AJNN membenarkan adanya pemeriksa saksi dari pejabat di BPKS.

"Untuk hari ini ada dua orang saksi yang kami periksa dari unsur BPKS," kata Kompol Guntur Muhammad Tariq kepada AJNN, Kamis (10/1).

Guntur menjelaskan pemeriksaan saksi terhadap saksi-saksi akan dilakukan secara maraton hingga minggu depan. Kemungkinan, saksi-saksi dari unsur pejabat BPKS yang diperiksa akan terus bertambah.

"Untuk sementara 10 orang dulu, dan tidak tertutup kemungkinan akan terus bertambah saksi yang kami periksa," ujarnya.

Adapun saksi-saksi yang akan diperiksa yakni:

Kamis (10/1)
Hari Indrawan, jabatan Ketua Pokja BPKS, dan Rendra Hendiansyah, jabatan Ketua ULP BPKS

Jumat (11/1)
Makkimuddin Asmar, jabatan Ketua PPK BPKS, Priatna Putra, Konsultan Pengawas (CV Risca Colsultan Enggineering), Cut Cika Amelia, bagian keuangan PT USM.

Senin (14/1)
Zamzami, pemilik lokasi, Dodi, logistik transportasi PT USM.

Selasa (15/1)
Zaldi, PNS Dinas PUPR Aceh, dan Sayid Fadhil, Kepala BPKS.

GANN

Komentar

Loading...