Unduh Aplikasi

Kasus OTT Meuligoe Hotel, Seratus Saksi Telah Diperiksa

Kasus OTT Meuligoe Hotel, Seratus Saksi Telah Diperiksa
Foto: Net

ACEH BARAT - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat terus melakukan pengembangan terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua anggota oknum LSM SIAP, serta dua oknum polisi yang disebut-sebut bertugas di Polres Aceh Tengah pada Rabu (19/6) lalu di Hotel Meuligoe, Meulaboh.

Hingga saat ini, kasus dugaan tindak pidana korupsi, yang dikumpulkan dari desa untuk kegiatan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) bagi aparatur desa itu, pihak Polres setempat telah melakukan pemeriksaan seratus saksi lebih, mulai dari pejabat daerah, kecamatan hingga aparatur desa.

Baca: BREAKING NEWS: Polres Aceh Barat OTT di Hotel Meuligoe

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Raden Bobby Aria Prakasa melalui Kepala Satuan Resese dan Kriminal Inspektur Polisi Satu Muhammad Isral mengatakan ada ratusan saksi yang akan diperiksan terkait kasus tersebut.

"Inikan kasus dugaan tindak pidana korupsi jadi membutuhkan waktu panjang dalam pengembangannya, apalagi ini penggunaan dana desa. Jadi ada sekitar tiga ratus desa lebih. Saat ini kita sudah periksa seratus lebih saksi," kata Isral, Kamis, (9/5) kepada wartawan.

Meski telah memeriksan lebih dari seratus saksi, kata dia, pihaknya belum bisa menetapkan tersangka atas kasus tersebut, lantaran ada beberapa bukti yang harus dilengkapi.

Salah satunya, kata dia, untuk menentukan adanya unsur tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana desa untuk kegiatan Bimtek bagi aparatur desa tersebut yakni audit dari Badan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh.

Saat ini, kata dia, BPKP Aceh sedang melakukan audit terhadap penggunaan dana bimtek tersebut, dan setelah hasil audit,pihaknya akan melakukan gelar perkara atas kasus tersebut.

"Kita akan periksa saksi ahli lagi dari BPKP atas kasus ini, nantinya. Saat ini kita tunggu dulu hasil audit dari BPKP. Setelah itu baru nanti kita gelar perkara untuk selanjutnya ada atau tidak penyimpangan," ucap Isral.

Komentar

Loading...