Unduh Aplikasi

Karena Aceh Bukan Jawa

Karena Aceh Bukan Jawa
Ilustrasi: nuonline

PERLAKUAN PT Perusahaan Listrik Negara terhadap para pelanggannya bisa menimbulkan iri hati. Beberapa waktu lalu, setelah pemadaman total di Jakarta, Banten, Jawa Barat dan sebagai daerah Jawa Tengah, perusahaan pemegang monopoli kelistrikan ini berjanji akan membayar kompensasi kepada sekitar 21,9 juta pelanggan.

Tidak tanggung-tanggung, nilai kompensasi ini mencapai hampir Rp 1 triliun. Kompensasi diterima oleh pelanggan dalam bentuk pengurangan tagihan listrik yang harus dibayar pada September 2019.

Negara memang memberikan aturan tentang ini. Semua tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017. Namun soal aturan ini sepertinya hanya berlaku bagi pelanggan PLN di Pulau Jawa. Sementara saat masyarakat di Aceh mengalami pemadaman bergilir, hampir tak terdengar perihal kompensasi yang memang seharusnya mereka dapatkan.

PLN Wilayah Aceh harusnya memberikan kejelasan tentang kompensasi ini kepada pelanggan di seluruh Aceh. Karena aturan tentang kompensasi itu berlaku di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Aceh.

PLN harus menjelaskan seberapa besar sudah uang yang mereka keluarkan sebagai ganti rugi pemadaman bergilir yang dialami oleh masyarakat Aceh. Termasuk terhadap pelanggan yang menggunakan sistem prabayar. 

Kepala Daerah: gubernur, bupati dan wali kota juga seharusnya memastikan hak pelanggan PLN; warga mereka, dipenuhi. Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan DPRK di seluruh daerah juga harus memastikan ganti rugi atas pemadaman listrik ini dibayarkan sesuai ketentuan.

Sosialisasi terhadap hak pelanggan oleh PLN juga harusnya menjadi perhatian. Jangan karena ditunjuk sebagai satu-satunya perusahaan yang mengelola listrik, PLN malah bertindak sesuka hati. Termasuk dalam memberikan kompensasi kepada pelanggan. Jangan sampai uang kompensasi ini malah tidak pernah diterima karena yang menerima adalah orang-orang tak berhak. Mudah-mudahan tidak.

HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...