Unduh Aplikasi

Kapolres Aceh Utara Imbau Napi yang Kabur Segera Menyerahkan Diri

Kapolres Aceh Utara Imbau Napi yang Kabur Segera Menyerahkan Diri
Sipir Cabang Rutan Lhoksukon dan pihak kepolisian Aceh Utara tampak bersiaga di rutan. Foto: Safrizal

ACEH UTARA - Puluhan narapidana yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara belum semua tertangkap.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Miliardin meminta agar para narapidana yang kabur dari Rutan Lhoksukon pada Minggu (16/6) sore untuk segera menyerahakan diri.

"Kita imbau kepada agar para napi yang kabur untuk menyerahkan diri ke polsek maupun polres setempat," kata Ian Rizkian Miliardin kepada AJNN, Senin (17/6) di Mapolres.

Menurut informasi terakhir dari jumlah 73 orang narapidana yang kabur, 25 diantaranya sudah dijebloskan kembali ke dalam sel tahanan. Sementara untuk 48 napi lainnya masih dilakukan pengejaran.

Baca: Persempit Ruang Gerak Napi Kabur, Polisi Perketat Penjagaan di Terminal Lhokseumawe

Pihak kepolisian Aceh Utara akan menindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, apabila imbaun ini tidak diindahkan.

"Kemanapun mereka akan lari tetap akan kita buru dan tangkap, maka baiknya mereka segera menyerah kepada pihak berwajib," tegasnya.

Kapolres telah memerintahkan seluruh jajaran baik itu tingkat Polsek maupun Polres untuk terus berkordinasi dalam meningkatkan kesiagaan untuk upaya pengejaran dan penangkapan kembali para napi yang kabur.

"Kita masih selidiki penyebab kerusuhan, seluruh jajaran sudah kita perintahkan untuk upaya pengejaran dan penangakapan kembali terhadap napi yang melarikan diri," jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, dalam upaya pengejaran dan juga penangkapan napi yang kabur dari Rutan Lhoksukon, pihaknya akan terus membangun komunikasi baik itu dengan Polda Aceh maupun Polres lainnya.

Diberitakan sebelumnya puluhan narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara melarikan diri usai mendobrak pintu utama dan jendela rutan.

Aksi pengerusakan fasilitas rutan serta kabur massal para napi ditenggarai didalangi oleh Syafrizal, napi yang terlibat kasus pembunuhan Tgk Imum Sawang, Aceh Utara.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...