Unduh Aplikasi

Kapolda Aceh Minta Pengeboran Minyak di Aceh Timur Ditertibkan

Kapolda Aceh Minta Pengeboran Minyak di Aceh Timur Ditertibkan
Kapolda Aceh saat mengunjungi lokasi sumur minyak yang terbakar. Foto: Ist

ACEH TIMUR - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Rio S. Djambak meninjau lokasi kebakaran dan ledakan yang terjadi di jalan Pendidikan Dusun Kamar Dingin, Desa Pasi Puteh, Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur, yang terjadi pada Rabu (25/4), sekitar pukul 02.00 WIB, dini hari.

Setibanya di Desa Pasi Puteh sekitar pukul 18.35 WIB, rombongan Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Rio S. Djambak melaksanakan Salat Magrib berjamaah bersama unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Timur di Masjid Desa Pasi Puteh, Kecamatan Ranto Peureulak.

Rombongan yang turut didampingi oleh Bupati Aceh Timur Hasballah HM. Thaib, Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis, Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Muslim, serta dari BPBA Migas Aceh M Afrul, dan sejumlah rombongan lainnya. Sekita pukul 19.30 WIB, Kapolda Aceh dan rombongan meninjau kelokasi terjadinya ledakan dan kebakaran di sumur minyak yang digarap secara tradisional tersebut.

Setiba di Posko Polres Aceh Timur, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Rio S.Djambak mengucapkan terimah kasih kepada para unsur Forkopimda Aceh Timur, Dinas BPBD dan para personil TNI/Polri yang bekerja sama dalam kejadian ledakan sumur minyak dilokasi tersebut.

Baca: 14 Korban Kebakaran Sumur Minyak Dirawat di RSUD Sultan Abdul Aziz Dayah Peureulak

"Untuk kegiatan kemanusian kita berjalan dengan baik karena kerja sama kita selama ini, saya mewakili unsur Forkopimda Propinsi Aceh meminta agar pengeboran minyak ileggal ini di tertibkan. Memang susah ditertiban itu, semua beralasan karena mata pencarian warga di sini, untuk itu semua kita perlu peran para perangkat gampong untuk bekerja sama dalam pengeboran minyak di wilayah kita ini," katanya.

Untuk itu, ia berharap perlu adanya kerjasama sehingga masyarakat dalam mencari mata pencaharian tidak dengan jalan ilegal.

"Dari koordinasi dengan BPMA Migas Aceh disampaikan bahwa tunggu dalam satu minggu untuk melihat situasi dalam mengatasi ledakan dengan jalan dibuat reg sehingga bisa mengatasi ledakan ini," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah personil yang di siagakan dilokasi ledakan diantaranya personil Polres Aceh Timur sebanyak 100 orang, dari Kodim 0104 Aceh Timur sebanyak 25 orang, Pemadam Kebakaran dan Tagana Aceh Timur sebanyak 40 orang, BPBD dan SAR Aceh Timur 15 orang, dari Dinkes 10 orang, serta Pertamina 12 orang, dan dari SRC 119 Langsa sebanyak 7 orang.

Komentar

Loading...