Unduh Aplikasi

Kapasitas Rutan Lhoksukon 70 Orang, Tapi Dihuni 499 Napi

Kapasitas Rutan Lhoksukon 70 Orang, Tapi Dihuni 499 Napi
Kakanwil Kemenkumham Aceh, Agus Toyib. Foto: AJNN.Net/Tommy

BANDA ACEH - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Aceh, Agus Toyib mengatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kejadian kaburnya sejumlah Narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) cabang Lhoksukon.

"Kami belum tahu kenapa mereka (napi) ingin kabur dari Rutan itu, masih kami selidiki," kata Agus Toyib," Senin (17/6).

Ia menyebutkan kapasitas di Rutan cabang Lhoksukon 70 orang, sedangkan saat ini Rutan tersebut dihuni 499 warga binaan. Kebanyakan warga binaan yang melarikan diri menjalani masa tahanan 10 tahun.

"Dengan over kapasitas tentu semakin sempit, sehingga menurut saya, napi merasa tidak leluasa berada d sana dan mencoba untuk kabur," ujarnya.

Baca: Al Chaidar: Lemahnya Administrasi Hukum Penyebab Napi Kabur dari Lapas Aceh

Pasca-kejadian kaburnya 73 narapidana itu, pihaknya telah menjumpai warga binaan yang berhasil ditangkap dan menanyakan alasan mereka kabur dari Rutan.

"Dari keterangan mereka tidak ada satupun yang menyatakan petugas berbuat kasar, melakukan pungli dan mereka mengaku layanan petugas Sipir pun sangat baik. Jadi asumsi saya, mereka kabur karena narapidana disana pingin melarikan diri," sebutnya.

Ia juga mengimbau kepada narapidana yang kabur segera kembali untuk menjalani sisa masa tahanannya di Rutan Lhoksukon.

"Kami minta kerjasama pihak keluarga agar membujuk mereka yang kabur segera kembali," ungkap Agus Toyib.

Komentar

Loading...