Unduh Aplikasi

Kapal Nelayan Asal Aceh Ditangkap Kapal Patroli Malaysia

Kapal Nelayan Asal Aceh Ditangkap Kapal Patroli Malaysia
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Kapal nelayan asal Aceh ditangkap oleh kapal patroli Diraja Malaysia karena memasuki wilayah Batu Putih Malaysia.

Kapal KM Wulan Dari 1 yang dinahkodai oleh Samsul Bahri itu membawa empat orang Anak Buah Kapal (ABK). Ke empat ABK tersebut yakni M.Sakbani, Aji Saputra, Syahrul Rizal Yahya, Sunarno, mereka merupakan warga Aceh Tamiang.

Menurut Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, kapal tersebut sebelumnya melakukan aktivitas melaut, tiba-tiba cuaca buruk sehingga kapal tersebut terdampar memasuki wilayah perairan Malaysia.

"Informasi yang saya dapat dari panglima Laot Lhok Manyak Payed Pawang, Saiful Anwar, saat itu kapal mereka menghadapi cuaca buruk angin kencang, sehingga kapten kapal mencoba berlindung di wilayah paling dekat yakni batu putih," katanya, Sabtu (14/7).

Saat memasuki batu putih, lanjut Miftach kapal patroli Diraja Malaysia menghampiri dan menangkap para ABK. Penangkapan kapal nelayan Aceh itu terjadi pada dua hari lalu, Kamis (12/7)

Atas penangkapan nelayan Aceh itu, kata Miftach pihaknya akan melaporkan ke pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk melakukan upaya advokasi untuk meminta agar nelayan Aceh itu bisa dibebaskan.

"Mereka itu nelayan tradisional dan bukan sengaja melanggar batas teritorial Malaysia. Kita akan lakukan upaya advokasi," ungkapnya.

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...