Unduh Aplikasi

Kakek di Meulaboh Cabuli Anak di Bawah Umur

Kakek di Meulaboh Cabuli Anak di Bawah Umur
Terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Seorang kakek berusia 62 tahun, dengan insial AL, warga Desa Panggung, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, diduga mencabuli anak di bawah umur, sebut saja bunga (6).

Aksi bejat itu dilakukan pelaku di belakang rumah seorang warga desa tempat korban tinggal. Diketahuinya korban dicabuli setelah orang tua korban membuat laporan ke Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat.

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Raden Bobby Aria Prakasa melalui Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal, Ajun Komisaris Polisi Fitriadi, mengatakan AL merupakan pekerja serabutan yang saat itu kebetulan mendapatkan pekerjaan dari seorang warga di rumah tetangga korban yakni membersihkan rumah.

"Saat pelaku mencabuli korban, pemilik rumah tempat kerja pelaku sedang tidak berada di tempat. Pelaku melihat bunga sedang bermain di depan rumah itu, lalu dipanggil masuk kedalam, dan disitulah pelaku melakukan aksinya," kata Fitriadi, kepada wartawan, Selasa, (13/2).

Sebelum dilakukan pencabulan, pelaku berusaha merayu korban. Setelah berhasil, korban dibawa ke belakang rumah untuk dicabuli. Aksi cabul tersebut sudah dilakukan pelaku sejak tiga minggu sebelum pelaku ditangkap.

"Aksi itu baru terungkap ketika korban menceritakan semuanya kepada orang tuanya, karena korban mengeluh sakit dibagian kelaminnya. Dari hasil visum korban mengalami luka robek dibagian kelamin," ujarnya.

Menurut keterangan Fitriadi, pelaku melaku perbuatannya tersebut karena sudah tidak tahan lagi dengan nafsu sex yang dirasakan, sehingga tega mencabuli anak di bawah umur tersebut, apalagi istrinya selama ini berada di Banda Aceh.

"Pelaku dijerat Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Jinayat dengan hukuman cambuk sebanyak 150 kali, denda 1500 gram emas dan penjara paling singkat 150 bulan," ungkapnya.

Radio Baiturrahman

Komentar

Loading...