Kakek di Aceh Utara Bantah Cabuli Anak di Bawah Umur

Kakek di Aceh Utara Bantah Cabuli Anak di Bawah Umur
Pelaku yang diamankan oleh aparat kepolisian. Foto: Safrizal

ACEH UTARA - Us (73), kakek asal Desa Matang Sijuk, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, yang diduga mencabuli cucu tirinya itu membantah melakukan tindakan tersebut. Dalam pemeriksaan, pelaku yang sudah diamankan oleh polisi berkilah bahwa tidak melakukan pencabulan.

Sebelumnya, pelaku diduga sudah mencabuli korban sebut saja bunga sebanyak dua kali. Korban yang masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dicabuli oleh pelaku pada bulan Agustus lalu. Dari keterangan korban, pelaku menyetubuhi korban saat kondisi rumah pelaku dalam keadaan kosong.

"Awalnya pelaku melakukan aksinya pada bulan Agustus, setelah itu seminggu kemudian pelaku kembali melakukan hal yang sama. Aksi bejatnya ini kemudian diketahui oleh ibu korban yang tidak lain adalah anak tiri pelaku, menurut hasil visum korban mengalami luka sobek di kemaluannya," kata Wakapolres Aceh Utara Kompol Suwalto dalam konfrensi pers, Kamis(30/11) di Mapolres Aceh Utara.

Baca: Kakek di Aceh Utara Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

Suwalto menambahkan, hingga saat ini pelaku masih berkilah dan belum mengakui perbuatan bejatnya tersebut. Padahal selama ini korban sehari-hari sering bermain dan bercanda dengan korban.

“Dalam pemeriksaan hingga saat ini tersangka masih belum mengakui perbuatannya,walaupun dari hasil pemeriksaan korban menyatakan bahwa kakeknya yang menyetubuhinya," jelas Suwalto.

Ia mengungkapkan barang bukti yang turut diamankan berupa pakaian dan celana dalam milik korban. Akibat perbuatannya ini pelaku akan dikenakan pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...