Unduh Aplikasi

Kadis Pendidikan Aceh Utara Turut Diperiksa Tim Saber Pungli

Kadis Pendidikan Aceh Utara Turut Diperiksa Tim Saber Pungli
Barang bukti yang diamankan dari pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara.

ACEH UTARA - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Aceh terus melakukan serangkain pemeriksaan sejumlah penjabat dan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Aceh Utara, Selasa (18/9) sampai hingga tengah malam.

Pemeriksaan sejumlah penjabat dan pegawai dilakukan dalam ruangan terpisah di kantor tersebut. Pemeriksaan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim Saber Pungli terhadap salah seorang Kabid yang diduga melakukan pungli kepada sejumlah Kepala Sekolah PAUD dan TK terkait dana Bantuan Operasi Penyelenggaraan (BOP) bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Aceh Utara.

Informasi yang dihimpun AJNN, tim Saber Pungli Aceh dalam pemeriksaan berhasil mengumpulkan sejumlah bukti dan mengamankan sejumlah uang yang diduga setoran hasil pemotongan Bantuan Operasi Penyelenggaraan (BOP) dari tangan pegawai dinas tersebut.

“Maaf ya kami belum bisa memberikan keterangan, kami masih bekerja dan masih kami lakukan pemeriksaan kepada beberapa pegawai dinas ini untuk mengumpulkan bukti-bukti lengkap. Sudah ada beberapa saksi yang kami periksa,” kata salah seorang petugas Saber Pungli di kantor tersebut, Selasa (18/9) malam.

Baca: Ketua Saber Pungli Aceh: Kasus Itu Masih Kita Dalami

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara Saifullah, ketika dikonfirmasi AJNN mengaku tidak bisa menjelaskan secara rinci jumlah uang yang diamankan oleh tim saber pungli.

Ia mengungkapkan tim saber pungli hanya memeriksa Kabid dan Kasi PAUD dinas yang dipimpinnya itu.

“Saya sudah menjelaskan kepada tim saber pungli, kutipan itu bukan kebijakan dan atas perintah saya. Meskipun begitu kami akui bila ada kutipan itu salah, dan untuk proses hukum sendiri kami tidak menghambat, biar sepenuhnya kami serahkan kepada pihak berwenang,” ungkap Saifullah.

Selain itu, ia mengaku tidak etis apabila menjawab terkait kasus yang sedang menerpa dinas yang dipimpinnya itu, karena itu bukan kapasitasnya. Namun begitu, dirinya coba memberikan penjelasan sejauh yang dirinya ketahui.

“Hingga sampai saat ini siapa saja pegawai yang terjaring OTT dengan barang bukti sejumlah uang dan berapa orang saksi yang sudah diperiksa saya belum tahu dan pastikan,” ujarnya.

Komentar

Loading...