Unduh Aplikasi

Jelang Pileg, Proyek Terowongan Geurutee Mulai Dibicarakan Kembali

Jelang Pileg, Proyek Terowongan Geurutee Mulai Dibicarakan Kembali
Puncak Gunung Geurutee. Foto: Net

ACEH JAYA - Menjelang pemilihan legislatif (Pileg) 2019, sejumlah politisi yang berasal dari pantai barat selatan Aceh mulai memkampanyekan lagi terkait proyek Terowongan Geurutee yang hingga kini tak kunjung dikerjakan.

Salah seorang anggota DPRA T Iskandar Daod angkat bicara dan mendesak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk kembali memperjuangkan pembangunan Terowongan Geurutee yang selama ini dinilai sudah sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang melintasi wilayah barat selatan Aceh.

"Sudah saatnya pak Nova Iriansyah melanjutkan perjuangannya kembali, dimana dulu pak Nova yang menggagas inisiatif pembangunan Terowongan Geurutee," kata T Iskandar Daod kepada AJNN di Banda Aceh, Rabu (8/8).

Menurut Iskandar, Terowongan Geurutee tidak mungkin dibangun menggunakan APBK, dan akan berat jika menggunakana anggaran APBA, namun itu akan menjadi mudah dan sangat mungkin jika menggunakan APBN.

"Sulit bagi kita, mudah bagi mereka," kata Iskandar.

Anggota DPRA asal Aceh Jaya dari Fraksi Partai Aceh Mariati menuntut hal yang sama kepada Plt. Gubernur Aceh. Mariati mendesak Nova Iriansyah untuk komit dan serius terhadap pembangunan strategis Aceh yaitu pembangunan Terowongan Geurutee.

Apalagi kata Mariati, perencanaan pembangunan Terowongan Geurutee tersebut sudah dilakukan pada tahun 2013-2014 dengan anggaran lebih kurang Rp 5 miliar.

"Anggaran Rp 5 miliar itu tidak sedikit, jangan dibiarkan habis dimakan angin sia-sia," katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya T Irfan TB mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyuarakan pembangunan Terowongan Geurutee ini.

Apalagi Terowongan Geurutee ini memang sudah menjadi kewajiban yang sangat mendasar terutama untuk menghindari longsor serta kemacetan yang sering terjadi di sepanjang jalan Gunung Geurutee.

“Sejauh ini kami telah memerintahkan Dinas PUPR Aceh Jaya untuk terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR Aceh terkait pembangunan Terowongan Geurutee," ujarnya.

Selain itu, ia juga minta kepada Gubernur Aceh untuk untuk jadikan pembangunan Terowongan Geurutee ini sebagai program prioritas nasional.

“Kami akan terus mengawal dan mendukung penuh Gubernur Aceh untuk mendesak pemerintah pusat serius terhadap pembangunan Terowongan Geurutee," jelas Irfan TB.

Dukungan yang sama turut disuarakan Bupati Nagan Raya Jamin Idham. Ia sangat mendukung terhadap pembangunan Terowongan Geurutee tersebut.

“Kami sebagai tokoh masyarakat barat selatan sangat mendukung jika pemerintah pusat membangun Terowongan Geurutee," ujarnya disela-sela mengunjungi kuliner Aceh Jaya.

Menurutnya, Terowongan Geurutee saat ini memang sudah sangat dibutuhkan terutama masyarakat barat selatan.

Ia juga mengungkapkan saat ini jalan lintasan Gunung Geurutee sudah sangat rentan terjadinya kecelakaan. Selain itu, jalan satu-satunya yang paling mudah dan dekat bagi masyarakat barat selatan ke jantung ibu kota provinsi Aceh juga sering terjadinya kemacetan arus lalu lintas, apalagi truk besar juga melintasi jalan yang sama sehingga sering kali terjadinya kemaceten.

Namun jika terowongan Geurute dibangun, maka sangat berdampak positif terutama dapat menghindari kecelakaan serta kemacetan.

"Semoga keinginan masyarakat barat selatan Aceh pada umumnya, pemerintah pusat dapat mengabulkan keinginan kita ini," kata Bupati Jamin.

Komentar

Loading...