Unduh Aplikasi

Janji Air Keluar Angin

Janji Air Keluar Angin
Ilustrasi: New Indian Express

KEKECEWAAN Warga Gampong Cot Lamkuweuh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, memuncak. Kemarin mereka memprotes Pemerintah Kota Banda Aceh yang dinilai tidak mampu menuntaskan permasalahan air bersih yang mengalir ke wilayah itu. Protes itu ditunjukkan dengan membongkar meteran air dari rumah mereka masing-masing.

Dari meteran itu seharusnya mengalir air bersih yang diusahakan oleh Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Daroy. Tapi warga terus menerus dikecewakan. Air yang dinanti tapi yang keluar angin. Kejadian ini berlangsung menahun. Masyarakat muak menunggu Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Zainal Arifin, wakilnya, menuntaskan persoalan penting ini.

Ketiadaan air di dalam rumah membuat masyarakat merana. Kepala rumah tangga biasanya menunggu hingga dini hari untuk memastikan bak di kamar mandi terisi. Ibu-ibu juga kerap kesulitan melakukan aktivitas di rumah, seperti mencuci dan memasak, karena hal itu sangat bergantung pada air bersih.

Tak hanya warga di Kecamatan Meuraxa, permasalahan yang sama juga dirasakan oleh warga kota lainnya. Beberapa waktu lalu, di Gampong Beurawe, air dari pipa Tirta Daroy hanya mengalir pada tengah malam dan berhenti menjelang subuh. Di siang hari, pipa itu hanya mengeluarkan angin.

Saat air tak mengalir, sesuatu yang paling diingat warga adalah janji Aminullah Usman saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah Kota Banda Aceh. Saat itu, dia sesumbar untuk segera menyelesaikan permasalahan air bersih di kota ini.

Ada saja alasan yang disampaikan Aminullah dan manajemen PDAM Tirta Daroy saat aliran air tak mengalir. Mulai kerusakan pipa hingga berkurangnya debit air di Krueng Aceh untuk diolah menjadi air bersih.

Kalau memang urusan air bersih ini seserius yang selalu digembar-gemborkan, seharusnya ada langkah sistematis untuk memperbaiki sistem pemipaan dan manajerial. Hal penting lain untuk dilakukan segera adalah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menjaga DAS Krueng Aceh. Aminullah harus menggandeng tangan Marwadi Ali, Bupati Aceh Besar, untuk menjaga hulu Krueng Aceh, demi ketersediaan bahan baku air bersih di Banda Aceh. Apalagi, sebagian besar DAS Krueng Aceh berada di Aceh Besar.

Mengalirkan air bersih ke rumah adalah janji kampanye Aminullah-Zainal. Keduanya harus bertanggung jawab merealiasikan janji itu segera. Memastikan warga mendapatkan kucuran air saat memutar kran di rumah mereka. Bukan angin.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...