Unduh Aplikasi

Jalan dan Drainase di Banda Aceh Perlu Dibenahi

Jalan dan Drainase di Banda Aceh Perlu Dibenahi
Anggota Komisi D, DPRK Banda Aceh, Isnaini Husda. Foto: Ist

BANDA ACEH - Persoalan drainase dan jalan rusak menjadi permasalahan yang serius terjadi di kota Banda Aceh selama ini.

Anggota Komisi D DPRK Banda Aceh, Isnaini Husda menyebutkan sarana jalan yang kini telah rusak adalah jalan-jalan di gampong salah satunya di kawasan Beurawe, Jeulingke, Ceurih, Ilie dan jalan lintas simpang tujuh Ulee Kareng. Kondisi sarana perhubungan yang rusak itu harus segera dibenahi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banda Aceh.

"Jika ini tidak segera diperbaiki bisa terjadi rawan kecelakaan lalu lintas, untuk itu perlu perhatian serius," kata Politisi Partai Demokrat itu.

Selain itu, kata Isnaini volume kenderaan yang melintas di jalan lintas antar gampong juga banyak, sehingga jalan harus sesegera mungkin diperbaiki.

Pada Persoalan lainnya, lanjut Isnaini terkait drainase yang mampet atau tersumbat yang menjadi perhatian cukup serius Pemerintah Kota Banda Aceh. Tersumbatnya sejumlah aliran drainase disebabkan tak lain karena sampah yang dibuang sembarangan. Sehingga setiap turun hujan deras sebagaian ruas jalan kota dan lingkungan penduduk tergenang air.

"Salah satu contoh drainase yang belum tuntas yakni di kawasan Ulee Kareng arah ke Polsek, jadi ini harus segera diatasi, jika genangan air dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan akan mengundang berbagai penyakit," ungkapnya.

Radio Baiturrahman
Ibadah Haji 1439H

Komentar

Loading...