Unduh Aplikasi

Jadi Korban Penipuan, Dinsos Aceh Pulangkan Warga NTT

Jadi Korban Penipuan, Dinsos Aceh Pulangkan Warga NTT
Henderina Nafi Therik (31) di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM). Foto: Ist

BANDA ACEH - Dinas Sosial Aceh memulangkan Henderina Nafi Therik (31), ibu tiga anak warga Desa Papela Londal, Kecematan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dia mengaku menjadi korban penipuan dari perusahaan outsourcing yang menempatkannya di salah satu rumah makan di Gampong Keuramat, Banda Aceh, sejak delapan bulan lalu.

“Selama delapan bulan itu tidak pernah dibayar gaji oleh perusahaan tempat saya bekerja,” katanya, didampingi Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinas Sosial Aceh, Rohaya Hanum, saat mengantarkankannya pulang di Bandara Sultan Iskandar Muda, Sabtu (8/12).

Menurut Henderina, perusahaan itu menjanjikan upah setiap bulannya Rp 1,8 juta, namun hingga delapan bulan bekerja jerih payahnya tidak pernah dibayar.

“Saya tidak sanggup lagi, makanya saya minta dipulangkan ke Dinas Sosial Aceh,” katanya.

Sementara itu, Rohaya Hanum mengatakan korban datang ke Dinas Sosial dibantu personel polisi pada, Jumat, 7 Desember 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Mendapat laporan tersebut, Rohaya Hanum langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja NTT untuk memulangkannya.

“Setelah koordinasi Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja NTT, baru kami pulangkan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM)," ujarnya.

Pemberitahuan Mulai Tender/Seleksi Sekda Aceh

Komentar

Loading...