Unduh Aplikasi

SEMPAT DIRAWAT DI RS MADINAH

Isak Tangis Sambut Kedatangan Satu Jamaah Haji Asal Aceh

Isak Tangis Sambut Kedatangan Satu Jamaah Haji Asal Aceh
Tinafisah Abdullah Mahmud (72) saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar, Blang Bintang Aceh Besar. Foto: Ist

BANDA ACEH - Salah seorang jemaah haji Aceh dari kelompok terbang (BTJ 04), Tinafisah Abdullah Mahmud (72), asal Kabupaten Aceh Utara yang sempat dirawat di Rumah Sakit Uhud Madinah, Arab Saudi, tiba di Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar, Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (5/9) malam.

Kedatangan jamaah tersebut menggunakan pesawat Garuda diantar langsung oleh petugas dari Dirjen PHU Kemenag RI dan disambut Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, Samhudi beserta sejumlah Kasi, petugas KKP Banda Aceh.

Isak tangis pun pecah ketika jamaah haji tersebut bertemu dengan keluarga yang sudah lama menunggu. Selanjutnya, jemaah tersebut kembali ke kampung halaman bersama keluarga didampingi tim medis dan tim Kemenag Aceh dengan menggunakan ambulance.

Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh melalui Kabid PHU, Samhudi, SS mengatakan jemaah tersebut dipulangkan setelah dinyatakan layak terbang oleh otoritas Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, dan menjadi tanggung jawab pemerintah sesuai dengan amanat Undang Undang nomor 13 tahun 2008.

“Alhamdulillah buk Tinafisah telah tiba Aceh tadi pukul 20.45 WIB, ia diberangkatkan melalui Bandara Madinah ke Jakarta dan sempat dirawat di Jakarta sebentar, untuk pemantauan kesehatan, kemudian baru melanjutkan perjalanan ke Aceh, semua proses tersebut ditanggung negara, jamaah tidak di pungut biaya apapun,” ujar Samhudi.

Ia menjelaskan kehadirannya bersama petugas KKP merupakan sesuai dengan SOP, untuk memberikan pelayanan kepada jamaah.

"Setiap jamaah haji berhak memperoleh pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dalam menjalankan ibadah haji, yang meliputi salah satunya adalah pemberian kenyamanan transportasi dan pemondokan di Arab Saudi, dan saat kepulangan ke tanah air, termasuk mereka yang sakit, diantar langsung ke daerah asal setelah dinyatakan layak terbang walaupun sudah di luar musim haji dan dikembalikan kepada keluarga,” jelas Samhudi.

Selain itu, ia juga menyampaikan saat ini jemaah Aceh yang masih di rawat di RS Arab Saudi tinggal satu jamaah lagi, yaitu Abdul Jalil Musa Teungku Jaba dari BTJ 09 yang sedang dirawat di Rumah Sakit Anshar, Madinah, Arab Saudi sejak 20 September 2018, karena mengalami pulmonary oedem + chronic obstructive pulmonary disease atau penyakit paru obstruktif kronik dengan keterbatasan aliran udara yang kronis.

Sementara Dokter Maya Sofia dari KKP kelas III Banda Aceh menjelaskan alasan diperbolehkan langsung ke rumah jemaah tersebut adalah karena kondisi kesehatan sudah membaik, namun tetap didampingi tim medis dan tim Kemenag Aceh sampai tiba di rumah jemaah tersebut.

“Karena kondisinya Alhamdulillah sudah stabil, jadi langsung pulang ke kampung halaman,” ujar dokter Maya.

Seperti diketahui, total jamaah haji Aceh yang berangkat tahun ini 4.463 jamaah yang tergabung dalam 12 kelompok terbang (kloter), 14 wafat di Arab Saudi, 1 jamaah masih dirawat di RS Arab Saudi dan total kembali ke Tanah Air berjumlah 4.448 orang

HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...