Ini Pesan Hasanuddin di Peringatan Antikorupsi

Ini Pesan Hasanuddin di Peringatan Antikorupsi
Peringatan HAKI 2016 di Taman Sari, Banda Aceh. Foto: Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Wali Kota Banda Aceh, Hasanuddin Ishak, mengingatkan bahwa menanamkan pemahaman antikorupsi dan keberhasilannya di rumah tergantung pada keteladanan, kesederhanaan dan kejujuran dari orang tua dalam mendidik anak. Semakin baik contoh yang diberikan, akan semakin baik buah yang disemai anak kelak saat dewasa.

"Setiap anak harus meneladani nilai kejujuran dan semangat antikorupsi," kata Hasanuddin saat membuka kegiatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016 di Taman Sari, Jumat (9/12).

Hasanuddin mengingatkan bahwa pola asuh antikorupsi lebih baik jika diimbangi dengan sikap kehidupan sederhana. Karena hal tersebut dapat menjadi benteng serangan uang yang tidak baik. Bila orang bersikap sederhana, tentu akan berimbas pada rasa syukur dan cukup terhadap rezeki yang didapat.

Hasanuddin juga mengaskan bahwa korupsi menjadi permasalahan serius di negeri ini. Meskipun Indonesia ada Komisi Pemberantasan Korupsi dan beberapa lembaga antikorupsi lain, namun faktanya masih saja ada orang yang ditangkap karena kasus korupsi.

Hasanuddin berharap korupsi serta pemberantasannya menjadi perhatian serius semua pihak, terlebih jika berpedoman ajaran Islam yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keberkahan. Sangat rasional jika memelihara keselamatan harta termasuk menjadi tujuan pokok.

"Korupsi adalah harta berdimensi haram karena korupsi menghalalkan sesuatu yang diharamkan, dan korupsi merupakan wujud manusia yang tidak memanfaatkan keluasan dalam memperoleh rezeki,” jelasnya.

Komentar

Loading...