Unduh Aplikasi

Ilmuwan tanpa Terapan

Ilmuwan tanpa Terapan
Ilustrasi: Daily Advisor

EKSPANSI perguruan tinggi negeri di Aceh ke sejumlah daerah dan jurusan baru harusnya dikaji lebih dalam. Langkah ini jangan didasarkan kepada keinginan untuk menguasai pangsa pasar pendidikan tinggi tanpa mempertimbangkan kemampuan lulusannya untuk menerapkan ilmu yang mereka dapatkan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi itu.

Bagi masyarakat kita, seorang lulusan universitas atau perguruan tinggi adalah sebuah kebanggaan. Untuk mendapatkan pekerjaan, ijazah sarjana atau master, akan lebih baik ketimbang seorang lulusan sekolah menengah atas.

Niat untuk meneruskan pendidikan juga berubah. Jika dulu orang berkuliah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, kini banyak orang yang meneruskan pendidikan di perguruan tinggi hanya untuk mendapatkan titel.

Ijazah dengan yang mencantumkan gelar mentereng lantas dimasukkan ke perusahaan-perusahaan atau kembali ke kampus sebagai dosen. Bagi pegawai negeri sipil, ijazah ini adalah modal untuk mendapatkan pangkat dan penghasilan lebih tinggi.

Pemerintah juga mengeluarkan uang banyak untuk menyekolahkan anak-anak bangsa. Namun sayang, uang besar itu tak terlihat hasilnya selain hanya untuk kepentingan pribadi penerima bantuan beasiswa.

Seharusnya, banyaknya ilmuwan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi ternama di Aceh berdampak dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, mereka, ilmuwan, didefinisikan sebagai ahli atau orang banyak pengetahuannya mengenai ilmu; orang yang berkecimpung dalam ilmu pengetahuan.

Sayangnya, itu yang tak terlihat di Aceh. Banyaknya ahli kelistrikan di Aceh tak menjadikan Aceh mandiri dalam urusan kelistrikan. Banyaknya ahli di bidang lingkungan tak membuat tata kelola lingkungan di Aceh lebih baik. Bahkan untuk pasokan pangan, daerah ini masih sangat bergantung pada daerah luar.

Seharusnya para orang-orang pintar di kampus keluar dari zona nyaman. Turun ke masyarakat dan menerapkan pengetahuan mereka untuk memecahkan persoalan-persoalan yang mendera masyarakat. Orang-orang pintar harusnya mengupayakan riset untuk menghasilkan solusi yang bermanfaat.

Jadi, perguruan tinggi negeri yang ada tak perlu terburu nafsu. Ketimbang mengembangkan kampus atau membuka jurusan baru, ada baiknya jika digagas satu formula yang mampu menghadirkan ilmuwan yang mampu menerapkan kemampuan mereka secara nyata, bukan hanya cakap di atas kertas. Karena alam mengajarkan, orang yang paling baik adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Komentar

Loading...