Unduh Aplikasi

Idul Fitri Ala Liga Champions

Idul Fitri Ala Liga Champions
Ilustrasi: freepik

LEBARAN sebentar lagi. Kesibukan masyarakat di pusat-pusat perbelanjaan dan terminal mulai terlihat. Jika tak ada perubahan besar, umat muslim di Indonesia akan melaksanakan Idul Fitri pada 5 Juni 2019.

Pergeseran kesibukan dari masjid ke titik lain ini sangat erat kaitannya dengan budaya bertandang, kunjung mengunjungi, di nusantara. Tak lengkap rasanya jika lebaran dirayakan jauh dari sanak keluarga dan tanpa pakaian baru.

Karena itu, budaya-budaya ini juga harus dimaknai dengan lebih baik. Budaya mudik, misalnya, haruslah dijadikan sebagai sarana untuk menyambung lagi silaturahim dengan sanak keluarga dan andai taulan yang lama tak bersua. Di sini, kita kembali mengenang “siapa diri kita” untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Budaya berpakaian baru, serta tetek bengek lainnya, juga harusnya menjadi sarana untuk menghadirkan diri kita yang lebih baik dan bijaksana. Terutama dalam membelanjakan uang yang ada. Karena sering kali saat berlebaran, kita berlomba-lomba memamerkan apa yang kita miliki atau seolah-olah kita miliki.

Idul Fitri harusnya tidak melenceng dari konsep Ramadan. Setelah 30 hari berpuasa, menahan diri untuk tidak berlebih-lebihan, hendaknya itu semua terimplementasi saat lebaran. Idul Fitri bukan ajang pelampiasan setelah menahan diri selama sebulan. Ramadan hendaknya menjadi “ruang latihan” yang menjadikan Idul Fitri lebih sederhana namun penuh hikmah.

Bagi mereka yang memiliki kelebihan rezeki, hendaknya tidak menghambur-hamburkan uang mereka untuk sesuatu yang kurang bermanfaat. Apalagi saat di lingkungan kita masih banyak orang kesusahan. Membantu mereka akan lebih mulia dan bermanfaat ketimbang “menekan gas” dalam-dalam hanya untuk menunjukkan keakuan.

Idul Fitri itu hendaknya menjadi madrasah bagi keluarga. Untuk lebih mengenal dan mendekatkan diri dengan permasalahan sosial. Menjalani hal yang sederhana. Jangan seperti klub-klub sepakbola liga top, yang jor-joran mengeluarkan uang, tak peduli dari mana asalnya, untuk belanja pemain agar bisa meraih Piala Champions.

Komentar

Loading...