Unduh Aplikasi
WTP Pemerintah Aceh 2019

Hingga Awal Maret 2019, Stunting di Aceh Jaya Mencapai 814 Kasus

Hingga Awal Maret 2019, Stunting di Aceh Jaya Mencapai 814 Kasus
Foto: Dinkes Aceh Jaya

ACEH JAYA - Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya. Untuk menurunkan angka stunting itu sendiri, pemerintah sudah berkomitmen dengan berbagai upaya dan program untuk mencegah serta mengatasi meningkatnya kasus stunting di Aceh.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya dr. Hasri mengungkapkan terhitung dari periode Januari hingga awal Maret 2019, kasus stunting di Aceh Jaya mencapai 814 orang.

Baca: Cegah dan Tangani Stunting, Pemerintah Aceh Terbitkan Pergub

Sementara di tahun 2018 ada kasus stunting di Aceh Jaya sebanyak 1085 orang, tahun 2017 ada 1089 oran g dan pada tahun 2016 ada 996 orang. Jumlah tersebut meningkat drastis jika dibandingkan dari tahun 2016 ke tahun 2017, ada sedikit penurunan pada tahun 2018.

"Tahun 2018 lalu ada sedikit penurunan dibandingkan pada tahun 2017," ungkap dr. Hasri kepada AJNN, Kamis (7/3).

Baca: Aceh Deklarasi Gerakan Perangi Stunting

Sedangkan kasus stunting terbanyak di Aceh Jaya pada tahun 2018 berada di Kecamatan Setia Bakti sebanyak 164 orang, selanjutnya Kecamatan Panga sebanyak 139 orang, Kecamatan Darul Hikmah sebanyak 112 orang, Kecamatan Jaya sebanyak 91 orang, Kecamatan Teunom sebanyak 74 orang, Kecamatan Sampoiniet sebanyak 67 orang, Kecamatan Krueng Sabee sebanyak 59 orang, Kecamatan Indra Jaya sebanyak 48 orang dan Kecamatan Indra Jaya sebanyak 46 orang.

dr. Hasri juga mengungkapkan ada beberapa faktor penyebab stunting, diantaranya kekurangan gizi sejak janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1000 hari pertama kelahiran). Penyebabnya karena rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral, dan buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani.

Penyebab lain yaitu faktor ibu dan pola asuh yang kurang baik terutama pada perilaku dan praktik pemberian makan kepada anak.

Sedangkan untuk program yang akan dilakukan untuk penanganan stunting di Aceh Jaya yaitu koordinasi, kolaborasi dan integrasi lintas bidang di Dinkes, dan juga dengan multipihak dalam penanganan stunting. Kemudian pemberian makanan yang tepat (PMBA/Pemberian Makanan bagi Bayi dan Anak tingkat posyandu oleh kader dan tenaga kesehatan).

"Selanjutnya pemantauan berat badan balita secara teratur di posyandu dan Gerakan 1000 HPK," katanya.

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...