Insentif PKB - BPKA 2019
Unduh Aplikasi

Hingga Februari 2019, di Lhokseumawe Terdapat 69 Kasus Pengrusakan APK

Hingga Februari 2019, di Lhokseumawe Terdapat 69 Kasus Pengrusakan APK
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Terhitung dari akhir September 2018 hingga Februari 2019 terdapat 69 kasus pengrusakan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lhokseumawe.

“Jadi dari awal masa kampanye kita sudah menerima laporan pengrusakan APK oleh oknum yang tidak bertanggungjawab di Kota Lhokseumawe dengan total 69 kasus,” kata Ketua Panwaslih Lhokseumawe, T Zulakrnen, Rabu (27/2).

Sambungnya, namun yang sangat disayangkan, terkait pengrusakan tersebut, hingga saat ini belum ditindak. Pasalnya, tidak dilengkapi dengan bukti formil, sehingga tidak diketaahui siapa pelaku.

“Jadi selain data pengrusakan APK, pada bulan Februari ini kita juga menerima laporan pemasangan APK di tempat terlarang sebanyak 189 APK, namun terkait hal itu kita sudah surati pihak partai politiknya untuk menurunkan. Karena tidak digubris, kami juga sudah menyurati Satuan Polisi Pamong Praja untuk menertibkannya, karena anggaran yang terbatas, APK itu belum ditertipkan,” ungkap Ketua Panwaslih.

T Zulkarnaen juga menyebutkan, selama ini juga pihaknya mendapati kampanye yang dilakukan oleh calon legeslatif yang tidak melengkapi surat pemberitahuan. Misalnya, kampanye itu dilakukan tanpa memberitahukan dan menyurati aparat Kepolisian serta dari Panwaslih.

“Kita selalu melakukan operasi rutin setiap siang dan malam, untuk melihat kampanye yang dilakukan tanpa pemberitahuan, dan kemarin kami mendapatkan satu kampanye yang tidak memberikan surat pemberitahuan dan sudah kita hentikan,” pungkasnya.

Khanduri Laot

Komentar

Loading...