Unduh Aplikasi

Hasil Survey, Jokowi dan Prabowo Capres dengan Popularitas Tertinggi

Hasil Survey, Jokowi dan Prabowo Capres dengan Popularitas Tertinggi
ilustrasi. Foto: Viva

BANDA ACEH - Roda Tiga Konsultan (RTK) merilis hasil survey nasional terkait Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden terkuat pada Pemilihan Presiden 2019. Survey ini dilakukan dari 21 April sampai dengan 2 Mei 2018 di 34 Provinsi seluruh Indonesia, melibatkan sebanyak 1.610 orang responden dengan menggunakan metode stratified systemic random sampling.

Dari rilis ini ditarik beberapa kesimpulan, bahwa tokoh-tokoh yang berpeluang maju pada Pilpres 2019 dengan popularitas di atas 80 persen adalah Jokowi dan Prabowo. Nama-nama lain yang cukup dikenal dengan popularitas di atas 60 persen, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Anies Bawedan.

Lalu popularitas tokoh di bawah 60 persen ada nama Gatot Nurmantyo, Muhaimin Iskandar dan Zulkifli Hasan. Namun dengan waktu yang tersisa sampai April 2019 popularitas dari tokoh yang digadang-gadang bakal maju pada Pilpres 2019 itu masih bisa ditingkatkan.

Kemudian untuk masyarakat yang belum menentukan pilihan, trendnya menurun dari 26,4 persen pada survei September 2017, menjadi 17,1 persen pada survei April 2018. Ini artinya pemilih sudah mulai menentukan pilihannya. Namun tingkat kemantapan memilih presiden belum terlalu tinggi. Pemilih yang mantap memilih Jokowi hanya 35,5 persen, dan yang mantap memilih Prabowo hanya 16,6 persen.

Jika Prabowo tidak maju sebagai Capres pada Pilpres 2019, maka yang dinilai pantas untuk maju sebagai Capres alternatif dengan persentase tertinggi yaitu AHY 24,8 persen, Gatot Nurmantyo 20,4 persen dan Anies Baswedan 8,4 persen.

Untuk posisi Calon Wakil Presiden, pada pertanyaan spontan (top of mind) nama AHY tertinggi dengan 8,5 persen, bahkan lebih tinggi dari incumbent Wapres Jusuf Kalla sebesar 7,1 persen dan Gatot Nurmantyo 5,9 persen. Jika diberikan pilihan nama untuk Wakil Presiden dari 20 nama, AHY berada posisi tertinggi yaitu 18 persen, naik dari 14 persen pada survei September 2017. Kemudian ada nama Gatot Nurmantyo dengan angka 14 persen, naik dari 10,8 persen pada September 2017, serta Anies Baswedan 8,3 persen naik dari 6,3 persen survei September 2017.

Selanjutnya untuk posisi Cawapresnya Jokowi, pada pilihan spontan, Jusuf Kalla meperoleh angka 14,8 persen dan AHY 10,3 persen. Namun pada pilihan tertutup, AHY meningkat jadi 18,7 persen, Gatot Nurmantyo di posisi kedua dengan 13,5 persen dan Sri Mulyani 6,1 persen.

Untuk posisi Cawapresnya Prabowo, pada pilihan spontan, nama Gatot tertinggi di 22,9 persen, AHY di posisi kedua 13,6 persen dan Anies di posisi ketiga 9 persen. Ketika diberikan pilihan nama untuk Cawapresnya Prabowo, nama Gatot unggul dengan 26,6 persen, AHY di posisi kedua 22,3 persen dan Anies di posisi ketiga 14,4 persen.

Selain itu, berdasarkan tingkat kemungkinan mendukung Pasangan Capres & Cawapres, pasangan Jokowi-AHY dan Prabowo-AHY paling tinggi di antara yang lainnya. Artinya, AHY merupakan tokoh yang paling fleksibel jika berpasangan dengan Jokowi ataupun dengan Prabowo pada Pilpres 2019.

Ucapan Ramadhan - Alja Yusnadi

Komentar

Loading...