Unduh Aplikasi

Harga Udang Vaname Anjlok, Petambak Resah

Harga Udang Vaname Anjlok, Petambak Resah
Proses memanen udang vename di salah satu tambang di Aceh Barat. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Harga beli udang vaname di pasar dunia terus anjlok. Hingga satu bulan terakhir ini, harga beli dari petambak turun hingga Rp 13 ribu per kilogram. Akibat turunnya harga beli tersebut membuat petambak udang vaname di Aceh khususnya di Aceh Barat merugi.

Amiruddin, salah satu petambak udang vaname di Aceh Barat mengungkapkan harga beli di pasar dunia mulai turun sejak 28 September 2018 lalu.

"Harga beli paling tinggi pada 27 September, dimana size E200 saat itu harganya Rp 36 per kilo dan size E20 Rp 102 ribu perkilo. Kalau sekarang sudah turun kalau berdasarkn size rata-rata turun Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu per kilogram," kata Amiruddin, Jumat, (30/11).

Ia mengungkapkan berdasarkan informasi yang diperoleh, hingga 27 November, harga udang vaname untuk size E200 ditampung seharga Rp 24 ribu perkilogram, dan untuk size E20 ditampung seharga Rp 89 ribu.

Meski anjlok, Amir mengaku hanya mendapatkan untung sedikit dan cukup untuk menutupi biaya operasional kegiatan tambak udang.

Apabila harga terus anjlok, Amir mengatakan tidak tertutup kemungkinan bisa mengalami kerugian ratusan juta, apalagi jumlah produksi dari budidaya yang dilakukan selama ini setiap panen mencapai belasan ton.

"Untuk mencegah kerugian, salah satunya jalan ya melakukan efektifitas dalam setiap kegiatan produksi. Misal jika selama ini berfungsi empat sampai enam kincir, kami kurangi jadi dua, namun dengan memperhatikan keselamatan benur atau bibit udang. Begitu juga penggunaan listrik," jelasnya.

Meski harga beli saat ini menurun, Amir mengaku tetap tidak akan mengurangi jumlah karyawan yang selama ini dipekerjakannya, mengingat para pekerja memiliki beban dalam menghidupi keluarga mereka.

"Penyebab turunnya harga karena banyaknya udang vaname yang diekspor dari India kebeberapa negara penampung. Tapi kami optimis Januari 2019 akan kembali naik, terutama saat menyambut tahun baru imlek," kata Amir.

Komentar

Loading...