Harga Cabai Merah di Aceh Barat Capai Rp 100 Ribu Per Kilo

Harga Cabai Merah di Aceh Barat Capai Rp 100 Ribu Per Kilo
ilustrasi. Foto: Bisinis

ACEH BARAT - Sejak sepekan terakhir harga cabai merah di Kabupaten Aceh Barat terus melambung, dari sebelumnya harga cabai merah dijual Rp 80.000 per kilogram kini menjadi Rp.100.000 per kilogram.

Mahalnya harga cabai merah tersebut disebabkan cuaca buruk yang melanda Kabupaten Aceh Barat, sehingga sejumlah petani lokal gagal panen.

Emi Mahdalena, (42) salah satu pedagang cabai di pasar pagi, Meulaboh mengatakan dirinya menjual cabai merah saat ini dikisaran Rp 90.000 hingga Rp 100.000 per kilogramnya, akibat kurangnya pasokan.

“Kalau hari ini saya jual Rp 90 ribu per kilo, cabai ini saya ambil dari kebun sendiri, tapi banyak pedagang yang jual harga sampai 100 ribu sekilo karena pasokan dari petani kurang,” kata Emi, kepada wartawan, (5/11).

Menurutnya sejak cuaca buruk melanda Aceh Barat, pasokan cabai sangat kurang untuk wilayah itu, bahkan ada pedagang yang tidak mendapat pasokan, serta ada juga yang yang berhenti sementara menjual cabai.

Untuk menekan harga cabai di Aceh Barat biasanya dipasok cabai dari Aceh Besar namun saat ini cabai dari Aceh Besar dipasok ke Sabang, sehingga di Aceh Barat tidak ada pasokan.

Selain harga cabai merah, sejak tiga hari terakhir harga cabai rawit juga terjadi lonjakan dari biasanya dijual seharga Rp 35.000 per kilogram saat ini terpaksa dijual seharga Rp 50.000 per kilogramnya.

“Harga tomat juga naik dari sebelumnya kita jual tujuh ribu saat ini terpaksa kita jual sembilan ribu perkilogramnya,” kata dia.

Tingginya harga cabai merah juga terjadi di Kompleks Pasar Bina Usaha (KPBU) Meulaboh, mahalnya harga cabai merah menyebakan daya beli menurun. Seperti yang dialami Arjuna,(35) salah satu pedagang di KPBU Meulaboh.

Mahalnya harga cabai merah, kata dia, sangat berpengaruh dari pasokan yang ia dapat. Jika pasokan biasanya ia peroleh 10 kilogram, saat ini hanya bisa mengambil lima kilogram, itupun untuk dijual hingga dua hari.

“Kalau peminat untuk rumah tangga paling beli satu ons, paling banyak ada yang ambil hanya 2,5 ons, kalau yang lima ons itu biasanya warung yang ambil,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, saat ini para pedagang cabai merah di pasar tersebut tidak berani mengambil pasokan dari luar daerah seperti Sumatera Utara karena harga cabai Sumut lebih mahal dari harga yang ditawarkan petani lokal.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...