Unduh Aplikasi

Harga Beras Melonjak Tinggi di Lhokseumawe

Harga Beras Melonjak Tinggi di Lhokseumawe
Pedagang beras di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE – Memasuki musim tanam awal tahun, harga beras di sejumlah pasar tradisional Kota Lhokseumawe melonjak tinggi. Rata-rata kenaikannya mencapai Rp 20 ribu per sak 15 kilogram.

“Sudah sebulan terakhir harga beras naik. Hal ini disebabkan memasuki musim tanam awal tahun,” kata salah satu pedagang beras di Pasar Inpres Lhokseumawe, Rahmat kepada AJNN, Selasa (29/1).

Rahmat menambahkan, kenaikan beras tersebut, baik tingkat medium, premium dan super sekitar Rp20 ribu per sak 15 kilogram, sehingga dengan kenaikan drastis tersebut membuat sejumlah pembeli yang ekonomi menengah ke bawah mengeluh.

“Untuk beras yang kita jual ini sekarang kita pasok dari Tangse, Kabupaten Pidie,” ungkap Rahmat.

Rahmat juga merincikan harga beras tersebut, untuk jenis medium sebelumnya Rp130 ribu per sak 15 kilogram kini menjadi Rp150 ribu, untuk jenis kualitas premium sebelumnya Rp145 ribu menjadi Rp165 ribu per sak 15 kilogram dan untuk beras jenis super Rp180 ribu dari sebelumnya Rp160 ribu per sak 15 kilogram.

“Kemungkinan beras harga beras ini baru akan turun sekitar bulan Maret nantinya,” pungkas Rahmat.

Komentar

Loading...