Unduh Aplikasi

Harga Beras Melonjak di Lhokseumawe

Harga Beras Melonjak di Lhokseumawe
Pedagang beras di pasar Inpres Lhokseumawe, Jumat (9/11). Foto: Sarina  

LHOKSEUMAWE - Harga beras di sejumlah pasar tradisional Kota Lhokseumawe melonjak naik semenjak dua bulan terakhir. Kenaikan itu berkisar rata-rata Rp15 ribu per sak ukuran lima belas kilogram.

“Iya sudah dua bulan naik, karena musim tanam dan pasokan beras juga sangat minim,” kata pedagang beras di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe, Rahmad.

Rahmad menambahkan, untuk memenuhi stok beras yang kosong, dirinya terpaksa memasok beras dari daerah Tangse, Kabupaten Pidie.

“Ini pasokannya kita ambil dari daerah Tangse, karena di Aceh Utara dan Lhokseumawe belum tiba masa panen,” ungkapnya.

Rahmad juga merincikan harga beras yakni, harga beras jenis biasa sebelumnya Rp 130 ribu kini menjadi Rp 145 ribu per sak, untuk jenis beras kualitas sedang sebelumnya Rp 135 ribu kini menjadi Rp 150 dan untuk beras kualitas tinggi sebelumnya Rp 150 ribu kini menjadi Rp 175 tergantung merek dan kualitasnya.

“Diperkirakan nanti awal tahun baru kembali normal harga beras,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Sub Drive Kota Lhokseumawe Armia Darsah mengatakan, menurut hasil pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini harga beras bergerak naik, terutama beras dengan kualitas premium, juga beras kualitas medium. Kenaikan rata-rata sekitar Rp 300 hingga Rp 500 per kilogram, dan kenaikan tersebut menyeluruh.

“Untuk antisipasi kenaikan beras medium, kami sudah melakukan operasi pasar lewat mitra yang berminat dengan harga tebus beras di Bulog Rp8.600 per kilogram,” ungkapnya.

 

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin
HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...