Unduh Aplikasi

Hak Jawab Dedi Iskandar terkait berita oknum wartawan ditunding terima 1 miliar dari Pemkab Nagan

Meulaboh, 7 Juni 2015

Assalamulaikum warahmatullahi wa barakatuh....

Dengan ini, saya Teuku Dedi Iskandar, selaku wartawan Harian Serambi Indonesia yang bertugas di Biro Meulaboh meliputi wilayah tugas Aceh Barat dan Nagan Raya, meminta kepada bapak untuk memuat klarifikasi dan memberikan hak jawab saya terkait pemberitaan di media AJNN.Net dengan judul berita, "Oknum Wartawan Ditunding Terima 1 Miliar dari Pemkab Nagan" edisi Jumat, 5 Juni 2015 yang ditulis oleh saudara Muklis selaku wartawan AJNN di Nagan Raya.

Pertama, dalam pemberitaan tersebut saya merasa sangat dirugikan nama baik saya termasuk lembaga tempat saya bekerja. Karena saudara Muklis langsung mengaitkan nama saya sementara sumber utama tidak menyebutkan nama saya.

Kedua, saudara Mukhlis memuat berita yang menyebutkan nama saya dalam pemberitaan tersebut sama sekali tanpa melakukan wawancara dengan saya secara pribadi. Bahkan saya tidak pernah diwawancarai oleh Muklis dengan pemberitaan tersebut, sehingga saya menduga muklis telah mengarang cerita seolah-olah saya telah melakukan wawancara dengan dirinya.

Saya sama sekali tidak pernah memberikan keterangan pers terhadap Muklis, sehingga ia saya anggap telah memfitnah saya,mencemarkan nama baik saya dengan cara mengutip keterangan orang lain dan langsung menuduh dan memvonis saya seolah olah saya adalah pelakunya.

Saya juga tidak pernah tahu tentang adanya alokasi anggaran Rp 1 miliar dari Pemkab Nagan Raya dan memang tidak tahu apa pun soal itu karena saya tidak pernah tahu anggaran di Pemkab Nagan Raya karena saya bukan pejabat atau bukan pegawai negeri sipil atau bukan tenaga kontrak pemkab.

Saya juga telah melaporkan kasus pencemaran nama baik oleh Muklis ini kepada pihak kepolisian di Nagan Raya. Karena dalam pemberitaan tersebut sangat menyudutkan saya dan sangat merugikan saya secara pribadi maupun lembaga tempat saya bekerja dan organisasi wartawan yang saya pimpin saat ini.

Saya juga tidak setuju dengan penghapusan link berita dengan judul "Oknum Wartawan Ditunding Terima 1 Miliar dari Pemkab Nagan" edisi Jumat, 5 Juni 2015 yang ditulis oleh saudara Muklis selaku wartawan
AJNN di Nagan Raya, pada media bapak.

Karena dengan penghapusan tersebut sama sekali tidak berarti lagi, mengingat nama saya sudah tercemarkan dan sudah dibaca oleh masyarakat luas. Apalagi, link berita tersebut juga sudah disebar kemana-mana sehingga hal ini sangat merugikan saya dan telah membuat saya malu kepada masyarakat dan khalayak ramai.

Saya berjanji akan menempuh jalur hukum termasuk melakukan pelaporan ke Dewan Pers terkait persoalan ini. Karena saya sangat dirugikan dengan pemberitaan yang ditulis oleh saudara Muklis dan dimuat olehmedia AJNN.Net.

Saya juga menghargai niat baik dari AJNN.Net yang ingin menyelesaikanpersoalan ini secara baik-baik dan kekeluargaan. Bahkan pihak AJNN melalui saudara Irman, telah menyatakan kepada saya bahwa AJNN akan memecat saudara Muklis sebagai wartawan AJNN.Net serta berjanji akan mengirimkan surat kepada PWI Aceh supaya yang bersangkutan tidak bisa lagi menjadi wartawan atau tidak diterima di media manapun.

Demikian klarifikasi ini saya perbuat dengan sebenarnya dengan kesadaran sendiri serta tanpa paksaan atau intimidasi dari siapa pun.

Hormat Saya,

Teuku Dedi Iskandar SE

Komentar

Loading...