Unduh Aplikasi

Habiskan Rp 1 Miliar Lebih, Biogas Bantuan Provinsi di Pijay Tak Berfungsi

Habiskan Rp 1 Miliar Lebih, Biogas Bantuan Provinsi di Pijay Tak Berfungsi
Mardiani memperlihatkan kondisi bangunan biogas bantuan Dinas ESDM Provinsi Aceh.

PIDIE JAYA - Biogas bantuan Pemerintah Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya dinilai tidak berfungsi, sehingga penerima manfaat meminta bangunan tersebut lebih baik dibongkar karena tidak bermanfaat, serta merugikan lahan warga.

Dihimpun AJNN, sebanyak 40 unit biogas skala rumah tangga bantuan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh tahun 2018 dengan anggaran mencapai Rp 1.3 miliar. Bantuan provinsi tersebut 24 unit dipasang di Kecamatan Meureudu, dan 16 unit di Kecamatan Bandar Dua.

Namun ironisnya, bantuan satu miliar lebih itu hanya sekitar 20 hari dapat dirasakan oleh masyarakat, gas yang dihasilkan biogas itupun jauh dari kata memuaskan.

"Biogas ini sampai sekarang tidak dapat difungsikan lagi. Tidak ada manfaatnya sama sekali, yang ada hanya mengganggu dan rugi lahan. Lebih baik dibongkar saja," kata salah seorang penerima manfaat di Gampong Rhieng Blang, Kecamatan Meureudu, Mardiani Hasan kepada wartawan, Kamis (4/7).

Mardiani menjelaskan, setiap hari dirinya memasukkan kotoran lembu ke dalam tabung yang dibangun tersebut, tapi gas yang di hasilkan juga nihil. Sehingga dirinya menduga, proyek tersebut hanya mengorek keuntungan bagi oknum-oknum tertentu dengan dalih membantu masyarakat.

Senada dengan Mardiani, penerima bantuan lainnya, Darmisra menyebutkan, walaupun biogas tersebut tidak menelan biaya, tetapi tenaga yang dikuras dan bau yang dirasakan tidak sebanding dengan apa yang dihasilkan dari biogas itu. Menurutnya, lebih praktis dan murah dengan gas yang dijual dipasaran daripada biogas tersebut.

"Sekarang kami di isi lagi kotoran lembunya, tapi tidak keluar gasnya. Yang ada hanya capek dan bau saja. Kami minta bangunan biogas ini dibongkar saja, karena tidak bermamfaat sama sekali. Bahkan lebih gampang beli gas di pasar dibandingkan ini," cetus Darmisra yang dibenarkan Mardiani.

Terpisah, Kepala Bagian Ekonomi Sekdakab Pidie Jaya, Cut Bahraini mengakui dirinya belum mengetahui persoalan tidak berfungsinya bantuan pembangunan instalasi biogas di rumah-rumah warga tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas ESDM Aceh selaku pihak yang membangun proyek tersebut di Pidie Jaya terkait masalah ini," katanya.

Pemerintah Aceh - Pelantikan Dewan Pengurus Kadin

Komentar

Loading...