Unduh Aplikasi

Habiskan Dana Rp 1,8 Miliar, Museum Lhokseumawe Tak Kunjung Difungsikan

Habiskan Dana Rp 1,8 Miliar, Museum Lhokseumawe Tak Kunjung Difungsikan
Kondisi museum Lhokseumawe yang belum difungsikan pasca dibangun tahun 2015. Foto: AJNN.Net/Safrizal

LHOKSEUMAWE - Warga Kota Lhokseumawe mendesak pemerintah untuk mengaktifkan Museum Kota Lhokseumawe, yang berada tepat di depan Islamic Center, Kota Lhokseumawe. Alasannya, sejak selesai dibangun tahun 2015 lalu, hingga kini museum di pusat kota tersebut belum pernah difungsikan. Dana pembangunan itu sebesar Rp 1,8 miliar dengan sumber dana alokasi khusus.

Salah seorang, warga Kota Lhokseumawe, Sirajul Munir, Selasa (12/2) di lokasi museum menyebutkan letak museum itu strategis untuk dikunjungi masyarakat. Apalagi, sambungnya, Lhokseumawe kekurangan sarana untuk mengedukasi anak.

“Kalau ada museum, hari libur bisa jadi ramai anak-anak yang bisa berkunjung. Ini sejak dibangun sampai sekarang tak pernah dibuka. Harusnya, museum itu jadi perioritas utama pemerintah, ada museum itu tanda kota maju dan berperadaban,” katanya.

Terlihat halaman museum dipenuhi rumput. Satu bangunan utama berbentuk rumah tradisional Aceh terkunci. Di sisi kanan dan kiri terdapat krong (tempat penyimpan padi) dan lesung penumbuk padi. Bagian dalam museum tak bisa dilihat dari luar. Sampah sisa makanan dan dedaunan terlihat berserakan.

Sementara itu, Kepala Pendidikan dan Kebudayaan, Kota Lhokseumawe, Nasruddin dihubungi melalui aplikasi whatsapp tidak menjelaskan kapan museum itu dibuka untuk umum. Dia mengaku sedang berada di luar kantor dan tengah mengikuti acara. Dan meminta untuk menghubungi stafnya.

“Saya di luar lagi ada acara. Langsung saja ke bidang budaya Pak Amru,” imbuhnya.

Sabang Marine 2019

Komentar

Loading...