Gubernur Rekomendasi IPDN di Bireun, Anggota DPRK Aceh Besar Protes

Gubernur Rekomendasi IPDN di Bireun, Anggota DPRK Aceh Besar Protes
IPDN. Foto: Net

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Nasruddin menilai rekomendasi Gubernur Aceh untuk pendirian Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Bireuen terlalu prematur. Pasalnya hingga sekarang hasil dari penilaian tim survei belum dikeluarkan.

"Saya kira rekomendasi gubernur itu terlalu prematur, terlalu cepat mengambil sikap," kata Nasruddin kepada AJNN, Kamis (7/12).

Baca: Surati Presiden, Gubernur Rekomendasi Kampus IPDN Regional Dibangun di Bireun

Nasruddin mengatakan ketika tim survey turun ke Aceh Besar setelah Sabang tidak memenuhi syarat. Kemungkinan tim melihat variabel pembangunan IPDN itu layak di Aceh Besar. Sehingga gubernur khawatir dan mengirim surat rekomendasi agar pembangunan IPDN regional di Bireuen.

Dalam kapasitas seorang gubernur, seharusnya Irwandi Yusuf berada di atas semua daerah, artinya jika lokasi yang di survey layak, apakah itu di Bireuen atau Aceh Besar, maka harus ikhlas sesuai rekomendasi dari pusat. Kalau seperti ini artinya gubernur mendahului tim yang ditunjuk oleh Pemerintah Pusat.

"Kami mempertanyakan apakah rekomendasi dari tim yang dikirim ke Aceh ini tidak dianggap oleh Pemerintah Pusat. Jadi kalau nantinya rekomendasi gubernur yang dipegang, ngapain tim harus ke lapangan dan mengahabiskan uang kalau rekomendasi tim tidak dianggap," tuturnya.

Baca: Pembangunan Kampus IPDN, Bupati Aceh Besar Sudah Pernah Surati Presiden

Nasruddin menyampaikan, dari aspek lahan dan kebutuhan seperti air di Aceh Besar sangat mendukung, kemudian juga keamanan bisa terjamin, serta fasilitas lain cukup memadai. Untuk itu, ia berharap semua pihak harus menunggu hasil rekomendasi dari tim survey terlebih dahulu, kemudian Pemerintah Pusat juga harus memegang hasil dari tim yang telah ditunjuk, bukan rekomendasi dari gubernur.

"Saya berharap gubernur harus menunggu hasil penilaian tim survey, jika memang Aceh Besar layak maka kami minta untuk didukung," harap bekas Koordinator GeRAK Aceh Besar itu.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...