Unduh Aplikasi

Gonta Ganti PPK Ala Sayid Fadhil

Gonta Ganti PPK Ala Sayid Fadhil
Kepala BPKS Sayid Fadhil. Foto: Kanalaceh

BANDA ACEH – Belum Genap Sebulan, Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Sayid Fadhil telah mengganti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelabuhan Balohan sebanyak tiga kali.

Sebelumnya, PPK Pelabuhan Balohan dan Sapras Sabang dijabat oleh M Okto Rizki, kemudian terhitung 26 September 2018 PPK Pelabuhan Sabang dan Kawasan Wisata Sarpras Sabang dijabat oleh Mufazzil Yusra melalui Keputusan Pengguna Anggaran Satker BPKS Nomor 40/BPKS-PA/2018.

Mufazzil menduduki PPK Pelabuhan Balohan hanya 13 hari, setelah itu, pada tanggal 9 Oktober 2018, Kepala BPKS, Sayid Fadhil lagi-lagi melakukan penggantian pejabat PPK Pelabuhan Balohan dengan menunjuk Maizar Rizuwanda melalui Keputusan PA Satker BPKS Nomor 42/BPKS-PA/2018.

Caption

Keputusan tersebut dikeluarkan oleh Sayid Fadhil bersama penunjukan sembilan pejabat lain. Dengan surat ini, mereka ditunjuk sebagai pejabat penandatanganan surat perintah membayar (PP SPM) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Satuan Kerja (Satker) BPKS Tahun Anggaran 2018.

Namun penunjukan ini bukan tanpa cacat. Ditengarai Maizar ditunjuk sebelum mendapatkan izin dari Gubernur Aceh. Kepala Dinas Perhubungan Aceh Junaidi mengatakan pihaknya menerima permintaan tersebut dan mengirimkan surat perihal permohonan dipekerjakan pada BPKS itu sehari sebelum surat penunjukan itu dibuat.

“Pada prinsipnya kami tidak keberatan terhadap permintaan itu. Namun secara prosedur, permintaan ini harus mendapat persetujuan bapak gubernur lewat Badan Kepegawaian Aceh. Hingga saat ini kami belum menerima balasan dari BKA,” kata Junaidi kepada AJNN, Senin (15/10).

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA), Jalaluddin mengaku belum menerima surat dari Junaidi.

“Saya belum memerima surat Kadis perhubungan, kalau tentang pemindahan pegawai itu kewenangan gubernur. Kami hanya memberikan pertimbangan,” ucap Jalaluddin saat dikonfirmasi AJNN, Senin (15/10).

Menariknya, berdasarkan kopian Surat Tugas Kepala BPKS Nomor 090/ /2018, tanggal 16 Oktober 2018 guna menghadiri undangan rapat koordinasi, monitoring, dan Evaluasi. Pejabat PPK Pelabuhan Balohan bukanlah atas nama Maizar Rizuwanda, melainkan atas nama Reza Fahlevi.

Sebelumnya, Reza Fahlevi merupakan anggota Pokja pelelangan paket pelabuhan Balohan.

Kepala Sekolah Anti Korupsi Aceh (SAKA) Mahmudin yang dimintai pendapatnya memberikan tanggapan yang serius terhadap hal ini. Mahmudin mengatakan ini persoalan yang serius, bukan saja masalah manajerial tapi lebih pada masalah kepemimpinan. Ia menjadi ragu atas kemampuan Sayid Fadhil dalam memimpin BPKS.

“Wah gawat kalau begini cara mengelola BPKS, masalah mutasi kan sudah jelas ada aturan mainnya, kalau yang sudah jelas saja beliau tidak mampu, apalagi menyangkut hal yang lebih substansi," ujar Mahmudin.

Hal substansi yang dimaksud Mahmudin yaitu kemampuan Kepala BPKS dalam mengelola manajemen investasi dan manajeman kepariwisataan sebagai tugas utama BPKS termasuk menata dan mengendalikan manajemen proyek infrastruktur BPKS.

“Kalau begini, saya kurang yakin BPKS dapat diharapkan menjadi salah satu motor perekonomian Aceh ke depan, urusan mutasi saja amburadul, apalagi urusan investasi, pariwisata dan manajemen konstruksi," tuturnya.

Sementara itu, Ketua BPKS Sabang Sayid Fadhil saat dikonfirmasi perihal tersebut belum memberikan keterangannya, pesan singkat yang dikirimkan AJNN belum dibalasnya.

HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...