GeRAK Tuding Ada Kepentingan Tertentu Dibalik Pembatalan Tes BPKS

GeRAK Tuding Ada Kepentingan Tertentu Dibalik Pembatalan Tes BPKS
Koordinator GeRAK Aceh Askhalani. Foto: Fauzul Husni

BANDA ACEH - Tim Seleksi Calon Manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) merubah daftar kelulusan peserta seleksi tes tulis menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diumumkan pada tanggal 4 Desember kemarin dengan jumlah 12 nama peserta lulus CAT. Namun, Selasa (5/12), pansel mengeluarkan keputusan baru dan mencabut SK sebelumnya.

Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani menilai masalah tersebut tidak boleh tiba-tiba diubah begitu saja tanpa ada indikator masalah apa yang terjadi sehingga mengharuskan perubahan tersebut.

"Setelah diumumkan tiba-tiba terdapat perubahan komposisi orang yang lulus, itu bisa menjadi kecurigaan bagi publik karena ini sesuatu yang tidak tepat," kata Askhalani kepada AJNN, Selasa (5/12).

Baca: Ombudsman Aceh Pertanyakan Proses Seleksi BPKS

Kata Askhalani, kalau memang ingin menempatkan seseorang disana, semestinya tidak dibuka fit and proper test, jangan kemudian membuka sesuatu yang menimbulkan masalah baru bagi publik

"Jadi panitia seleksi atau fit and proper test ini perlu dipertanyakan terkait mekanisme dan tahapan kerja yang dilakukan," ujarnya.

Selain itu, GeRAK mencurigai adanya kepentingan tertentu yang menyebabkan orang-orang yang sudah diumumkan gugur kemudian diloloskan kembali untuk mengikuti wawancara. Hal ini terlihat seperti ada sesuatu yang tidak berbanding lurus dengan mekanisme dan tata cara uji kelayakan secara transparan serta profesional.

Baca: Tiong Tuding Ketua Pansel Manajemen BPKS Jegal Kaum Muda

"Tim seleksi harus menjelaskan kenapa ada pengumuman dua kali, dan ada penambahan peserta yang lolos. Seharusnya jika orang sudah dinyatakan gugur saat administrasi atau pada tahapan lainnya, maka dengan sendirinya mereka juga tidak boleh lagi dimasukkan dalam tes selanjutnya," " ujar putra asli Abdya itu.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...