Unduh Aplikasi

SENGKARUT MUSEUM TSUNAMI ACEH

GeRAK: Gubernur Harus Tinjau Ulang SK Koordinator Museum Tsunami Aceh

GeRAK: Gubernur Harus Tinjau Ulang SK Koordinator Museum Tsunami Aceh
Koordinator GeRAK Aceh Askhalani.

BANDA ACEH - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh meminta Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk meninjau kembali Surat Keputusan (SK) Gubernur Aceh Nomor 430/70/2018 tentang Penunjukan Koordinator Pengelola Museum Tsunami Aceh.

Koordinator GeRAK Aceh Askhalani mengatakan pada prinsipnya dalam ketentuan perundang-undangan, produk hukum tidak dibenarkan berlaku surut. Hal ini kemudian menjadi aneh ketika dalam poin kelima SK Gubernur terkait pengangkatan koordinator Museum Tsunami Aceh yang ditetapkan 28 Februari 2018, kemudian diberlakukan surut sejak 1 Januari 2018.

Baca: SK Gubernur Munculkan Dualisme Pengelolaan

"Seharusnya SK pengangkatan tersebut tidak dibenarkan berlaku surut, karena akan menimbulkan kerancuhan penerapan supremasi gukum," kata Askhalani kepada AJNN, Sabtu (9/6).

Sementara itu, Askhal juga mengatakan setiap kebijakan yang dikeluarkan tidak boleh mengenyampingkan hal-hal yang bersifat prinsipal. Selain itu, kebijakan yang diambil dalam penetapan SK tersebut juga bertentangan dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pemeritahan yang baik.

Kemudian dia mengatakan, sebaiknya Gubernur segera meninjau ulang bahkan mencabut SK tersebut karena bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Jika tidak segera diambil tindakan, hal ini akan tercatat sebagai sebuah preseden buruk dalam pengambilan kebijakan yang dilakukan Gubernur Aceh.

"Gubernur harus meninjau ulang bahkan konsekuensinya harus membatalkan SK tersebut. Dari kacamata hukum, hal ini dianggap obscuur atau cacat hukum," katanya.

Selanjutnya, ia mengatakan jika dilihat dari aspek pertanggung jawaban keuangan negara, SK yang diterbitkan jelas-jelas cacat hukum. Oleh karena itu, sejak ditetapkan SK tersebut telah berpotensi merugikan keuangan negara.

"Hal ini telah memenuhi unsur tindak pidana korupsi," pungkas Askhalani.

Komentar

Loading...