Hasanudin
Unduh Aplikasi

Gelapkan Dana JKN, Mantan Bendahara Puskesmas Blang Cut Dipolisikan

Gelapkan Dana JKN, Mantan Bendahara Puskesmas Blang Cut Dipolisikan
Polisi memperlihatkan barang-bukti berupa lembaran cek BNI. Ist

LHOKSEUMAWE – Mantan Bendahara Puskesmas Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe berinisial AZ dipolisikan oleh pihak Puskesmas setempat karena diduga menggelapkan uang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) senilai Rp 191.133.000 yang diperuntukkan untuk jasa medis selama empat bulan terhitung Desember 2017 hingga Maret 2018.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, untuk menindaklanjuti kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan mantan bendahara Puskesmas tersebut, pihaknya menyita lima lembar cek dari BNI Lhokseumawe yang menjadi bukti penarikan uang oleh mantan bendahara tersebut.

“Iya benar, kita sudah melakukan penyelidikan terhadap mantan bendahara puskesmas tersebut dan menyita lima cek BNI yang merupakan bukti penarikan uang dengan cara memalsukan tanda tangan Kepala Puskesmas, dan terjadi dalam lima kali penarikan. uang tersebut tidak digunakan untuk kepentingan puskesmas akan tetapi untuk kepentingan pribadinya,” kata Kasat Reskrim kepada AJNN, Jumat (8/6).

Lanjutnya, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi, baik itu kepala puskesmas selaku pelapor, maupun petugas medisnya, serta juga tiga karyawan Bank BNI.

Budi menambahkan, pihaknya juga menyurati Bank Indonesia untuk meminta persetujuan supaya penyidik bisa menyita dokumen BNI berupa lima lembar cek penarikan uang tersebut sebagai barang buktinya. Dan direncanakan cek tersebut akan diperiksa di Laboratotirium Forensik (Labfor) Medan, Sumatera Utara.

“Cek itu akan segera kita kirimkan ke Labfor Medan berserta dengan tekenan pembanding dari kepala Puskesmas, untuk memastikan apa benar tanda tangan di cek tersebut merupakan palsu. Meskipun barang bukti sudah dikumpulkan, namun belum ada tersangka yang kita tetapkan dalam kasus ini,” imbuhnya.

Adi Maros

Komentar

Loading...