Unduh Aplikasi

Gampong di Bireuen Larang Warkop Sediakan Akses Internet

Gampong di Bireuen Larang Warkop Sediakan Akses Internet
Anak-anak mengakses Internet.Foto:Nakita.com

BANDA ACEH - Imbauan berisi larangan menyediakan akses internet di warung kopi dikeluarkan perangkat Gampong Curee, Baroh Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen. Pemilik warung kopi terancam sangsi bila tidak mengindahkan imbauan tersebut.

"Berlaku hanya untuk warung kopi di wilayah yang menjadi kewenangan saya saja," kata Geuhik Gampong Curee, Helmi Mukhtaruddin, Jumat (23/11)

Menurut Helmi kebijakan yang mulai berlaku 13 November 2018 itu didasari kekhawatiran dampak buruk penggunaan internet oleh anak-anak di Gampong Curee sejak beberapa tahun terakhir. Anak-anak yang mestinya belajar justru lalai di warung kopi mengakses game-game online dan situs porno.

"Saya telah melakukan itu (pemantauan), jadi selaku pemerintah gampong kami wajib membatasi ini. Selama ini banyak anak-anak yang mestinya belajar di rumah tapi nongkrong di warung kopi menggunakan wifi mulai jam 8 sampai jam 6 pagi," kata Helmi.

Helmi mengatakan kebijakan larangan menyediakan akses internet bagi pemilik warung kopi berawal keluhan guru di tempat-tempat pengajian. Pengajian yang biasannya ramai dengan anak-anak, belakangan sepi karena mereka membolos dan pergi ke warung kopi untuk mengakses internet.

"Ada keluhan ustad-ustad pengajian yang murid-murid banyak tidak hadir saat pengajian. Padahal dari rumah mereka berangkat mengaji tapi tidak pergi ke dayah justru ke warung kopi. Disini (Gampong Curee) banyak anak-anak SD, SMP dan ada juga dayah-dayah yang mengajar anak-anak mengaji pada malam hari," kata Helmi.

Surat imbauan menyediakan internet bagi pemilik warung kopi di Curee Simpang Mamplam Bireuen. Foto:Ist.

Meski mengaku bukan solusi terbaik, namun Helmi mengaku akan merevisi kebijakan tersebut jika dibutuhkan. Helmi menyadari, selain memiliki dampak negatif, internet juga memiliki dampak positif bagi penggunannya.

"Dalam rapat saya memang sempat menolak jika wifi ditutup, karena ini juga berpengaruh pada penghasilan pemilik warung. Sebetulnya internet ada baiknya contoh kita bisa mengakses berita-berita dana desa, dan undang-undang negara lainnya tapi kalau anak-anak kebalikan daripada itu,"ungkap Helmi.

Helmi mengaku, kebijakan tersebut merupakan hasil musyawarah perangkat Gampong Cure yang musyawarahnya dihadiri tuha peut, lapan dan geuchik. Surat berisi imbauan larangan penyediaan akses internet itu kata Helmi telah ditembuskan kepada Muspika Simpang Mamplam.

" Ini kebijakan yang lahir dari keputusan bersama dalam musyawarah yang turut dihadiri perangkat desa seperti Tuha peut, Lapan dan Geuchik. Sudah kita tembuskan kepada Camat Simpang Mamplam, Kepala Pos Polisi Simpang Mamplam dan Komandan Pos Danramil Simpang Mamplam. Mereka mendukung rekomendasi ini,"ujar Helmi.

Helmi menyatakan siap menempuh konsekwensi apapun karena kebijakan tersebut lahir atas keputusan bersama dan bukan untuk kepentingan pribadinya. Saat ini kata Helmi ada enam warung kopi di Gampong Curee yang memanjakan pengunjungnya dengan menyediakan akses internet.

"Warung-warung ini berdekatan sekali jaraknya. Anak-anak mengakses situs porno apakah itu wajar, makannya lahir kebijakan ini," kata Helmi.

Helmi mengatakan telah memerintahkan perangkat gampong untuk memantau realisasi dari imbauan yang telah diberlakukan itu. Hasilnya kata Helmi, anak-anak tidak lagi terlihat di warung kopi.

"Apakah sudah dinonaktifkan atau dipatuhi pemilik warung kopi saya tidak memantau karena kesibukan. Tapi informasi yang saya peroleh anak-anak telah berkurang di warung kopi. Mungkin wifi masih ada tapi anak-anak sudah dilarang pemilik warung kopi," kata Helmi.

Helmi mengaku akan menempuh jalan terbaik bila menemukan pemilik warung kopi yang masih membandel atau tidak mengindahkan imbauan tersebut.

"Dalam surat imbauan itu kita memang menyebut akan menempuh jalur hukum bagi pemilik warung yang bandel tapi hingga hari ini tidak ada sangsi yang kita terapkan. Tujuannya agar mereka (pemilik warung) takut sehingga imbauan berkekuatan hukum dan memenuhi syarat," tutup Helmi.

 

GANN

Komentar

Loading...