Unduh Aplikasi

Gaji Keuchik di Pidie Jauh di Bawah UMP

Gaji Keuchik di Pidie Jauh di Bawah UMP
Zamah Sari

PIDIE- Upah jerih aparatur gampong di Kabupaten Pidie masih jauh dibawah Upah Minimum Provinsi (UMP) yang ditetapkan Pemerintah Aceh Rp 2,7 juta. Padahal tugas dan tanggung jawab aparatur gampong sangat besar seiring bergulirnya Anggaran Dana Gampong (ADG).

Untuk saat ini gaji para Keuchik di Pidie hanya dianggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) melalui dana shering APBG Rp 1 juta per bulan. Sedangkan untuk Sekretaris Rp 500 ribu dan para Kepala Urusan (Kaur) Gampong Rp 200 ribu setiap bulannya.

Ketua Majelis Mukim Kabupaten Pidie, Zamah Sari kepada wartawan di Kantor PWI Pidie, Senin (15/4) mengaku prihatin melihat nasib para Keuchik di Kabupaten Pidie karena kerja dan tanggungjawab yang diembannya sangat berat apalagi mengelola dana desa yang jumlahnya hampir Rp 1 miliar . Namun jerih yang diterima tidak sepadan.

"Mereka hanya menerima jerih Rp 1juta per bulan, tentunya ini jauh di bawah UMP Provinsi,"ungkap Zamah Sari yang juga mantan Keuchik Labui Kecamatan Pidie ini.

Kondisi itu menyebabkan terjadinya kebocoran anggaran dana desa yang terambil tanpa sengaja untuk pengeluaran tak terduga. Kejadian itu tentunya akan terseret Kepala Pemerintahan Desa itu ke ranah hukum.

"Jika ini dibiarkan oleh pemerintah kabupaten maka dikhawatirkan banyak kepala desa tersangkut masalah dengan hukum sehingga roda pemerintahan desa tidak berjalan," ujarnya.

Untuk menimalisir persoalan di gampong, Zamah Sari meminta pemerintah Pidie memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan Kepala Desa dan aparaturnya. Bila hak dan kesejahteraan mereka terpenuhi baru meminta tanggung jawabnya dalam menjalankan tugas yang merupakan kewajiban mereka.

Sabang Marine 2019

Komentar

Loading...