Unduh Aplikasi

Gajah Mati di Pidie Jaya, Diduga Dibunuh Pemburu Gading

Gajah Mati di Pidie Jaya, Diduga Dibunuh Pemburu Gading
Tim dokter bersama personel BKSDA mengotopsi bangkai gajah yang ditemukan mati di Krueng Tijei, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Kamis (15/11). AJNN.NET/Muksal Mina

PIDIE JAYA - Seekor gajah yang ditemukan mati Krueng Tijei, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya diduga dibunuh pelaku perburuan gading gajah. Dilokasi tim dokter yang melakukan pemeriksaan, menemukan gading gajah yang diperkirakan berusia 10 tahun itu telah hilang diambil pelaku.

"Gadingnya dipotong dengan sangat rapi. Berkaca pada kematian gajah bunta di Aceh Timur, gadingnya dipotong secara paksa, tapi yang ini sangat rapi dipotong, dan saya yakin yang memotongnya juga sangat santai," kata Drh Ridwan salah seorang dokter yang melakukan pemeriksaan, Kamis (15/11).

Baca:Seekor Gajah Mati Dibunuh di Pidie Jaya

Ridwan yang turut didampingi Drh Rossa Rika Wahyuni mengatakan, dari bekas-bekas yang terlihat pada gading yang tinggal pada bangkai satwa dilindungi itu, pelaku diduga sangat berpengalaman. Gajah tersebut diduga telah mati sejak sepekan terakhir hingga akhirnya ditemukan.

"Bukan empat hari, kalau empat hari organnya belum hancur semua. Tapi gajah ini organnya semuanya hancur, jadi kematiannya lebih dari satu minggu," timpal Rosa.

Pantuan AJNN, tim dokter serta petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh yang tiba dilokasi bersama personel kepolisian Polres Pidie langsung mengotopsi bangkai gajah dengan mengambil beberapa sampel dari satwa berbelalai itu. Sulitnya medan menuju lokasi penemuan bangkai gajah membuat petugas harus menempuh perjalanan hingga satu jam karena medan yang tidak dapat dilalui kendaraan.

"Otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian gajah. Setelah pemindaian dengan metal detektor, kami tidak menemukan benda yang berunsur logam. Kita telah mengambil sampel organ untuk diuji di pusat laboratorium forensik di Jakarta. Paling telat satu bulan sudah keluar hasilnya," kata Drh Rossa Rika Wahyuni

Seperti diketahui sebelumnya seekor gajah bernama bunta juga ditemukan mati tanpa gading di CRU Serbajadi, tepatnya di Dusun Jamur Batang Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Sabtu 9 Juni lalu. Gajah tersebut diduga mati diracun untuk diambil gadingnya. Kematian gajah di Pidie Jaya, menambah panjang daftar kematian satwa yang populasinya semakin  mengkhawatirkan itu.

Baca:Seekor Gajah Ditemukan Mati Tanpa Gading di Aceh Timur

"Tahun ini ada 8 (kasus kematian gajah), tahun kemarin (2017) 12 ekor dan tahun 2016 ada 4 ekor gajah yang mati,"kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo. 

Komentar

Loading...