Unduh Aplikasi

Gabungan Parlok dan Parnas Bentuk Kembali Koalisi Aceh Bermartabat

Gabungan Parlok dan Parnas Bentuk Kembali Koalisi Aceh Bermartabat
Ketua PKPI Aceh, Hendri Yono. Foto: Ist

BANDA ACEH - Beberapa partai lokal dan partai nasional di Aceh kembali menyepakati untuk mendaur ulang Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2019-2024.

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Aceh, Hendri Yono yang ikut dalam pertemuan tersebut mengatakan, kesepahaman itu disepakati dalam pertemuan beberapa pimpinan parlok dan parnas di Banda Aceh, Minggu (7/7).

Adapun unsur partai yang hadir dalam rapat tersebut yakni, dari parlok ada Partai Aceh (PA), Partai Nanggroe Aceh (PNA) dan Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA), sedangkan dari parnas antara lain Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Hasil pertemuan ini juga sudah adanya kesepakatan bersama bahwa koalisi ini dikomandoi langsung oleh Ketua DPA PA H Muzakir Manaf atau Mualem.

"Kami sudah sepakat sebagai ketua koalisi adalah Mualem," kata Hendri Yono saat dikonfirmasi AJNN, Senin (8/7).

Kata Hendri, pertemuan tersebut akan terus berlanjut sembari menyusun materi dari KAB ini. Selain itu, koalisi juga masih sangat terbuka jika memang ada partai lain yang ikut bersama-sama kedepannya.

"Dari pembicaraan, ini (KAB) sangat terbuka. Kontinue akan ada pertemuan-pertemuan kembali," ujarnya.

Namun, Hendri tidak mau berkomentar panjang lebar, karena mengenai KAB ini hanya dapat dijelaskan melalui juru bicara.

"Lebih jelas nanti, bisa melalui jubir, Azhari Cage," tutur anggota DPRA satu-satunya dari PKPI itu.

Hitungan AJNN, jika KAB periode 2019-2024 ini terdiri dari tujuh partai tersebut, maka sudah mencapai angka angka 50 persen plus 1 atau 46 kursi dari total 81 kursi.

Antara lain, dari PA (18) kursi, Gerindra (8), PKS (6), PAN (6), PNA (6), SIRA (1) dan PKPI (1).

Seperti diketahui, KAB ini memang sudah terbentuk sejak periode 2014-2019, di dalamnya ada Partai Aceh, Demokrat, PAN, Gerindra. Kemudian, Partai Golkar, PKS, PPP, serta Partai Nasdem. KAB ini dulunya menguasai 74 kursi dari total 81 kursi di DPRA.

Komentar

Loading...