Unduh Aplikasi

FPI Aceh Kutuk Pelaku Pembantaian Ummat Muslim di Masjid Selandia Baru

FPI Aceh Kutuk Pelaku Pembantaian Ummat Muslim di Masjid Selandia Baru
Foto: Reuters

LHOKSEUMAWE – Front Pembela Islam (FPI) Aceh mengutuk keras aksi pembantaian kaum muslim di Christchurch Selandia Baru.

Pihaknya menilai, aksi yang dilakukan oleh kafir teroris tersebut sangat keji dan biadab dengan membantai ummat Islam yang sedang beribadah.

“Kami kutuk keras aksi biadab tersebut. Apalagi, mengingat pelaku menembak secara bruntal ummat Islam yang sedang beribadah dan shalat Jumat tersebut,” kata ketua FPI Aceh Tgk Muslim At-Thahiri kepada AJNN, Sabtu (16/3).

Baca: PM Selandia Baru: 40 Orang Tewas dalam Penembakan di Dua Masjid

Sambungnya, dalam hal ini FPI mendesak Pemerintah Selandia Baru untuk segera mengadili pelaku yang sangat biadab tersebut. Dan juga mendesak dunia Internasional untuk mengusut tuntas siapa dibalik aksi teroris tersebut.

“Jangan di kala ummat Islam yang korban dunia diam, kalau dunia diam maka jangan salahkan dikala ummat Islam beraksi,” cetus Tgk Muslim.

Dikabarkan sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 40 orang tewas dalam penembakan brutal di dua masjid yang ada di wilayah Christchurch.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Jumat (15/3/2019), kepastian jumlah korban tewas itu diumumkan PM Ardern setelah sebelumnya jumlah korban tewas dalam tragedi ini masih simpang siur. Laporan media-media lokal Selandia Baru sebelumnya menyebut korban tewas mencapai antara 9-27 orang.

Dituturkan PM Ardern dalam pernyataannya bahwa sekitar 20 orang lainnya mengalami luka-luka dalam penembakan brutal ini.

PM Ardern menyatakan empat orang telah ditangkap polisi terkait penembakan brutal di Masjid Al Noor di Deans Ave dan di sebuah masjid lainnya di pinggiran Linwood. Identitas keempat orang yang ditangkap belum diungkap ke publik.

Komentar

Loading...