Unduh Aplikasi

Forkab Kecewa PNA Gabung KAB Jilid II

Forkab Kecewa PNA Gabung KAB Jilid II
Ketua Umum DPP Forkab Aceh, Polem Muda Ahmad Yani. Foto: Ist

BANDA ACEH - DPP Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh mengaku kecewa dengan sikap Partai Nanggroe Aceh (PNA) yang memilih bergabung bersama Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) jilid II di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Ketua Umum DPP Forkab Aceh, Polem Muda Ahmad Yani heran dengan menyebrangnya PNA ke Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) jilid II yang di inisiasi dan di ketuai Muzakir Manaf atau Mualem, yang notabene adalah lawan politik saat bertarung pada pemilihan gubernur 2017 lalu.

Bahkan, juga merupakan partai yang paling keras ribut dengan Irwandi di masal awal tahun menjabat kala pembahasan APBA 2018 yang berujung Pergub.

Menurut Polem, upaya perlawanan politik PNA dianggap lebih memilih pemperkuat barisan Mualem sebagai langkah serius PNA untuk menyusun kekuatan baru demi kepentingan politik Mualem agar sukses bertarung di pilgub mendatang.

Menyikapi arah politik PNA, lanjut Polem, langkah politik PNA meninggalkan teman koalisi itu dinilai sebagai kebijakan politik yang cukup premature dan diluar perkiraan.

"Artinya, tanpa ada angin maupun hujan, PNA seolah kian sembrono dan gegabah memilih menentukan arah koalisi yang seakan-akan ingin mengumumkan “perang” secara terbuka dengan pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Plt Gubenur Aceh Nova Iriansyah," kata Polem dalam keterangannya yang diterima AJNN, Kamis (11/7).

Padahal kalaupun PNA bersabar sejenak, Polem berjanji bakal berjuang untuk menjumpai Nova Iriansyaah agar memilih dan mengambil kader terbaik PNA menjadi wakilnya kelak jika Irwandi kalah diputusan banding.

"Tapi, apa boleh buat ibarat nasi telah menjadi bubur artinya semua sudah berlalu," ujarnya.

Kata Polem, isu bergabungnya PNA dalam KAB ini ditanggapinya hanya sebagai bentuk tanggungjawab moral selaku tim pendukung Irwandi Yusuf- Nova Iriansyah bersama relawan dan partai koalisi lainnya.

Polem mengaku akan terus bersikap loyal terhadap komitmen bersama saat mendukung Irwandi-Nova sebagai cagub dan cawagub Aceh periode 2018-2022.

Komitmen Forkab bersama partai koalisi pendukung (Partai Koalisi PDI P, Demokrat, PDA, PKB dan minus PNA) itu tetap konsisten dan pertahankan dan tidak bergabung bersama lawan politik serta memilih mengkhianati partai koalisi Irwandi-Nova Iriansyah.

"Komitmen ini tetap dipegang oleh Forkab, karena semenjak awal Irwandi Yusuf selaku pendiri dan ketua MTP PNA maju dan mengajak Forkab bergabung di barisan pemenanganya," tutur Polem.

Tak hanya itu, lanjut Polem, Irwandi pernah meminta dirinya bersungguh-sungguh dengan partai koalisi untuk mengawal janji-janji kampanye guna terealisasi visi misi pemerintahan Irwandi-Nova Iriansyah secara tuntas selama 5 tahun kepemimpinan tanpa meninggalkan koalisi.

"Untuk itu, pesan dan amanah ini senantiasa kami jaga bersama partai pengusung dan pendukung Irwandi-Nova," tegasnya.

Komentar

Loading...