Unduh Aplikasi

FBI Kembali Selidiki Dugaan Trump Bekerja untuk Rusia

FBI Kembali Selidiki Dugaan Trump Bekerja untuk Rusia
Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (The Federal Bureau of Investigation/FBI) dilaporkan kembali membuka penyelidikan 2017 terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Seperti dilansir The New York Times melalui AFP, penyelidikan dilakukan terkait dugaan Trump bekerja untuk Rusia.

Penyelidikan kontra-intelijen ganda dan penyelidikan kriminal awalnya dilakukan setelah Trump memecat Direktur FBI James comey pada 2017. Kontra-intelijen dilakukan guna mengetahui kebenaran Trump bekerja bagi Rusia secara sukarela atau tidak.

Hal itu dilakukan juga untuk menentukan apakah ini merupakan ancaman nasional atau tidak. Sementara itu, pemeriksaan terkait kriminal dilakukan guna melihat unsur pelanggaran dalam pemecatan Comey.

Penyelidikan ini kemudian dipercayakan kepada Robert Mueller yang sempat menyelidiki dugaan intevensi Rusia dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016.

The Times sempat mengatakan FBI sudah mencurigai hubungan Trump dan Rusia selama kampanye 2016. Namun, penyelidikan tidak dilakukan sampai Trump memecat Comey akibat menolak bersumpah setia kepadanya dan membatalkan penyelidikan itu.

Ini bermula ketika anggota Kongres dari Partai Republik John Ratcliffe bulan lalu bertanya kepada Comey mengenai 'bukti' yang cukup soal kolusi antara kampanye Trump dan Rusia dalam Pemilihan Presiden AS 2016. Comey menyatakan FBI memiliki alasan mencurigai orang AS yang membantu Rusia.

FBI sebelumnya telah meminta keterangan empat warga AS terkait perkara ini. Empat orang itu disebut memiliki hubungan dengan Trump.

Badan Intelijen Amerika (CIA) bahkan menyimpulkan Rusia telah membantu memenangkan Trump melalui intervensi tersebut. Hal itu teridentifikasi melalui ribuan email yang diretas dari surat elektronik Ketua Kampanye Hillary Clinton dan lembaga lainnya.

Namun, di tengah penyelidikan FBI, Trump memecat Comey. Tak lama setelah itu, Departemen Kehakiman menunjuk penasihat khusus untuk menyelidiki dugaan campur tangan Rusia dalam Pemilihan Presiden 2019.

HUT RI 74 - Pemkab Aceh Jaya
Idul Adha - Bank Aceh
Ubudiyah PMB 2019

Komentar

Loading...