Unduh Aplikasi

Entaskan Kemiskinan Aceh, Nova: Berinovasi, Jangan Kaku

Entaskan Kemiskinan Aceh, Nova: Berinovasi, Jangan Kaku
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Kepala Bappeda Aceh Azhari Hasan. Foto: dokumentasi Pemerintah Aceh

BANDA ACEH -  Pelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengingatkan Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TKP2K) Aceh untuk berkerja keras menurunkan angka kemiskinan di Aceh.  

"Ada banyak skema yang bisa dibangun untuk menurunkan angka kemiskinan di Aceh, dan kuncinya adalah menemukan inovasi yang keluar dari kebiasaan, " kata Nova Iriansyah kepada Tim TKP2K Aceh, di Banda Aceh, Senin (19/11).

Perekonomian Aceh, kata Nova,  sangat bergantung kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh. Karena itu  tim perlu melakukan terobosan agar keberadaan APBA benar-benar terserap optimal untuk menggerakkan roda perekonomian. 

Nova juga meminta APBA 2019, yang menjadi alat intervensi utama, harus disahkan tepat waktu. 

"Ini kalau memang APBA diposisikan sebagai alat intervensi utama, sebab Aceh belum bisa berharap pada investasi,” kata Nova. 

Saat ini, kata Nova, realisasi investasi baru mencapai Rp 61 triliun. Nova juga mendorong Tim TKP2K Aceh untuk memikirkan skema lain,  selain APBA, untuk mendorong percepatan pengentasan kemiskinan. Di antaranya Dana Desa, Dana CSR,  Dana Haji,  Bank Aceh,  dan lainnya.  

Solusi lain yang juga perlu dicermati sebagai alat intervensi untuk pengentasan kemiskinan Aceh adalah penerimaan tenaga kerja baik CPNS maupun rekruetmen lainnya,  termasuk di kepolisian dan TNI.  

"Khusus CPNS saya akan coba lobi agar formasi untuk Aceh bisa dipakai sistem rangking saja,  sebab jika bertahan dengan passing grade maka akan banyak formasi kosong,  padahal ini juga bahagian dari solusi pengangguran yang berdampak pada penurunan angka kemiskinan, " tambah Nova.

Untuk itu Nova berpesan agar tim bekerja sebagus berkonsep. “Konsep yang ada itu mesti dibumikan agar bisa diimplementasi. Harus berani. Tidak kaku pada konsep,  boleh saja keluar dari mainstem. Kuncinya adalah menemukan inovasi.” 

Nova hakkulyakin Pemerintah Aceh mampu menurunkan angka kemiskinan sesuai target yaitu 1 persen setiap tahun. Bahkan bisa lebih manakala semua alat intervensi bisa dimaksimalkan.  

"Untuk itu,  dukungan semua stakeholder sangat diperlukan,  termasuk soal disiplin dan amanah pada waktu pengesahan RAPBA yang sudah disepakati, plus dukungan kerja keras yang didukung inovasi, " tutupnya.  

Sebelumnya, Kepala Bappeda Aceh Azhari Hasan menyinggung target penurunan angka kemiskinan setiap tahun 1 persen.  

"Pada akhir kepemimpinan ini kita harapkan angka kemiskinan di Aceh ada di angka 10-11 persen (2022) dari 16,43 persen (2016). Target ini memang masih dibawah rata-rata target nasional yaitu 9 persen," katanya.  

Komentar

Loading...